Pesawaran (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran yang diwakili oleh Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Saiful Anwar, mengikuti kegiatan Zoom Meeting Seleksi Wawancara Program Bantuan Pemberdayaan Kampung Zakat Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Legundi, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, pada Jumat (11/7/2025).
Desa Sidodadi, Kecamatan Gedongtataan, menjadi salah satu
dari 48 kampung yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti
tahapan seleksi wawancara program bantuan Kampung Zakat tahun 2025.
Dari Provinsi Lampung, dua desa berhasil lolos pada tahapan
seleksi administrasi, yaitu Desa Sidodadi di Kabupaten Pesawaran dan Desa
Menggala di Kabupaten Tulang Bawang.
Seleksi wawancara ini diikuti oleh para pengelola zakat dan
wakaf yang sebelumnya telah mengajukan proposal program Bantuan Kampung Zakat
2025. Dalam kegiatan ini, calon pengurus kampung zakat dari masing-masing desa
menyampaikan presentasi yang mencakup berbagai aspek perencanaan dan potensi
desa.
Materi presentasi meliputi profil wilayah, profil Panitia
Manajemen Usulan (PMU) dan calon pengurus kampung zakat, potensi wilayah,
rencana kolaborasi, serta rencana pengembangan program Kampung Zakat ke depan.
Saiful Anwar menyampaikan bahwa partisipasi ini merupakan
wujud nyata komitmen Kemenag Pesawaran dalam mendukung pemberdayaan masyarakat
melalui pengelolaan zakat yang terstruktur dan tepat sasaran.
“Kami sangat mengapresiasi kesempatan ini, dan berharap Desa
Sidodadi dapat terpilih sebagai Kampung Zakat binaan nasional. Potensi wilayah
serta semangat gotong royong masyarakat menjadi modal besar untuk mendukung
keberhasilan program ini,” ungkap Saiful usai kegiatan wawancara.
Diharapkan melalui tahapan seleksi ini, program pemberdayaan Kampung Zakat dapat menjangkau desa-desa dengan potensi strategis, serta mampu menjadi model pengelolaan zakat yang efektif dan berkelanjutan di masyarakat. (Humas)