Kemenag Kota Metro (Humas) --- Kantor Urusan Agama (KUA) Metro Pusat resmi terpilih sebagai lokasi implementasi Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) untuk tahun 2024. Program tersebut, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi berbasis zakat dan wakaf, dan telah telah berjalan selama tiga tahun,(28/08/2024)
Kegiatan tersebut dihadiri oleh, Kepala Sub Bagian Tata Usaha H.Deswin Fitra,S.Ag.,M.M., Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam H.Rohbussodri,S.Ag.,M.M., Penyelenggara Zakat dan Wakaf H.Saiful Hadi,S.S., dan Pelaku Usaha yang penerima manfaat.
Selama kegiatan berlangsung, Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, H. Erwinto, S.Ag., M.H.I., memberikan sambutan dan menjelaskan bahwa program ini sudah berjalan 3 tahun, tahun pertama melalui APBN dan untuk penerima manfaatnya dari Gunung Sugih Lampung Tengah, untuk tahun ke dua melalui APBN di Kabupaten Sukadana di Lampung Timur, dan tahun ketiga melalui stakeholder (tidak melalui APBN) dan di Kota Metro.
Dan Untuk penerima manfaat, hilangkan minset yang tertanam bahwa untuk bantuan pemerintah itu tidak ada pertanggung jawabannya (habis) karena nantinya kita akan merumuskan untuk perencanaan setelah 3 tahun pendampingan. Dalam hal ini kita akan rumuskan untuk bantuan yang bergulir baik kembali ke penerima awal maupun penerima manfaat yang lain.
Kami masih mencari formula atau solusi untuk merancang dalam program pemberdayaan yang berkolaborasi dengan stakeholder. Harapanya kita dapat bersama-sama dalam menjalankan program ini, yang nantinya akan kita sinergikan dengan baznas dan bwi setempat.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Metro, H. Abdul Haris, S.Ag., M.H.I., dalam sambutannya menyatakan bahwa, di kota Metro yang sudah berjalan itu adalah LAZ sedangkan untuk Baznas di Kota Metro masih belum berjalan secara maksimal dan belum keluar SK nya.
Hari ini juga ada materi terkait bisnis plant yang dimana tentunya ini sangat di perlukan dalam perencanaan bisnis. Harapannya terkait penyusunan bisnis plant diharapkan dapat memicu penerima manfaat untuk mematangkan bisnisnya. Mudah-mudahan program ini dapat bermanfaat bagi umar bukan hanya perorangan atau keluarga. Sehingga memberikan output bagi Kota Metro.
Sementara itu, Direktur Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Mulyana, menyatakan bahwa. Terkait PEU setelah di survei sudah memenuhi syarat, semoga jika nanti sudah mendapatkan bantuan dapat dimanfaat dengan baik dan selalu berinovasi
Kegiatan tersebut diakhiri dengan penandatanganan nota kesepakatan kerjasama oleh semua pihak terkait. Penandatanganan ini melibatkan Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, H. Erwinto, S.Ag., M.H.I., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Metro, H. Abdul Haris, S.Ag., M.H.I., Direktorat Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Mulyana, Kepala Kantor Urusan Agama Islam H.Gunawan,M.Sy., Penyuluh Agama Islam Fungsional sebagai Koordinator Pendamping PEU, H. Bambang Setiyadi, S.Ag., dan Penyuluh Agama Islam P3K sebagai Konsultan Rumah Zakat Cabang Lampung, Hardi.
Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat Kota Metro,(tgh/zae)