Bandar Lampung, Kemenag (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota
Bandar Lampung, Makmur, menghadiri Pengukuhan dan Pembinaan Pengurus Majelis Wakil
Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kota Bandar Lampung dalam rangka Peringatan 1
Abad Nahdlatul Ulama, yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama
(PCNU) Kota Bandar Lampung, Sabtu (25/1/2026) pukul 19.30 WIB, bertempat di
Gedung Serbaguna Kota Bandar Lampung.
Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pengurus MWCNU dari seluruh kecamatan se-Kota Bandar Lampung, pengurus PCNU, badan otonom NU, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. Pengukuhan ini bertujuan menetapkan kepengurusan MWCNU masa khidmat 2026–2031, sekaligus memberikan pembinaan kelembagaan agar pengurus mampu menjalankan peran keumatan, kebangsaan, dan kemitraan strategis secara optimal di tingkat kecamatan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Makmur, menyampaikan
apresiasi atas peran aktif Nahdlatul Ulama dalam menjaga harmoni kehidupan
beragama. Ia menegaskan bahwa sinergi antara Kementerian Agama dan NU merupakan
bagian penting dalam memperkuat moderasi beragama serta merawat persatuan dan
kerukunan umat di tengah masyarakat.
Pengukuhan pengurus MWCNU dipimpin oleh Ketua PCNU Kota Bandar Lampung,
Ikhwan Aji Wibowo, dan disaksikan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi
Lampung, KH. Abdul Syukur, serta para undangan. Setelah prosesi pengukuhan,
kegiatan dilanjutkan dengan sesi pembinaan sebagai penguatan peran dan fungsi
organisasi NU di tingkat akar rumput.
Kegiatan ini turut dihadiri KH. Said Aqil Siroj selaku Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, unsur Forkopimda Kota Bandar Lampung, Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, Dandim, Kapolresta, Kepala Kejaksaan Negeri, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan keagamaan.
Dalam tausiyah dan pembinaannya, KH. Said Aqil Siroj menegaskan bahwa
Nahdlatul Ulama hingga memasuki abad kedua tetap konsisten menjaga ajaran
Ahlussunnah wal Jama’ah, memperkuat persatuan umat, serta berkontribusi aktif
dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui dakwah yang
sejuk, inklusif, dan solutif.
Melalui kegiatan ini diharapkan pengurus MWCNU yang telah dikukuhkan dapat mengemban amanah organisasi secara profesional serta bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan kehidupan keagamaan yang rukun, damai, dan berkeadaban di Kota Bandar Lampung. (Humas)