Tulang
Bawang, Kemenag (Humas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang
Bawang, Ahmad Jalaluddin, mengikuti Rapat Kerja Pusat Studi Al-Qur'an LPTQ
(Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an) Provinsi Lampung Tahun 2024 yang
diselenggarakan di Hotel Golden Tulip, Bandar Lampung, Kamis (12/12/2024).
Kegiatan
ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi
Lampung, Puji Raharjo, yang juga menjabat sebagai Ketua I LPTQ Provinsi
Lampung.
Dalam
sambutannya, Puji Raharjo menyampaikan apresiasi atas inisiatif pelaksanaan
rapat kerja ini sebagai langkah awal untuk meningkatkan prestasi Lampung dalam
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional, yang belakangan menunjukkan
penurunan. Menurutnya, pembentukan PSQ oleh Gubernur Lampung merupakan upaya
strategis untuk menjembatani berbagai pihak dalam membumikan nilai-nilai
Al-Qur’an di masyarakat.
bagaimana alquran betul betul dapat dibumikan dalam kehidupan, tapi juga sebagai Prestise dan indikator bahwa alquran itu diminati dicintai masyarakat, untuk iti perlu hadirnya LPTQ melalui Pusat Study Al-qur'an, Pondok Pesantren, harus bersinergi untuk melakukan pembinaan
“Kegiatan ini berangkat dari keprihatinan kita bersama terhadap menurunnya prestasi Lampung di ajang MTQ tingkat nasional dalam beberapa tahun terakhir. PSQ diharapkan menjadi jembatan untuk melahirkan inovasi dan langkah konkret agar Lampung kembali berkiprah secara maksimal di tingkat nasional. Yang lebih penting, bagaimana Al-Qur’an dapat menjadi indikator hidupnya nilai-nilai agama dalam masyarakat,” ujar Puji.
Ia
juga menekankan pentingnya pembagian peran yang jelas antara PSQ, Lembaga
Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), dan pondok pesantren. LPTQ akan fokus
pada pengorganisasian MTQ, sementara PSQ bertugas membina bibit unggul melalui
berbagai bidang, seperti tahfiz dan kaligrafi. “Melalui sinergi ini, kita
berharap akan lahir generasi Qur’ani baru yang mampu mengharumkan nama Lampung
di tingkat nasional bahkan internasional,” katanya.
Lebih
lanjut Ia juga menggarisbawahi pentingnya merumuskan program strategis dalam
Raker kali ini, khususnya untuk memperkuat pendidikan pengembangan Al-Qur’an.
Puji berharap, pengalaman masa lalu dijadikan pelajaran berharga untuk
membangun langkah yang lebih matang ke depan. “Edukasi untuk menghasilkan
siswa-siswi penghafal Al-Qur’an harus terus dikembangkan. Tugas kita adalah
menyiapkan ruang seluas-luasnya agar generasi Qur’ani dapat lahir di Lampung,” ucapnya
Sementara itu dalam kesempatan yang sama Kakankemenag Jalaluddin selaku Ketua I LPTQ Kabupaten Tulang Bawang menyambut baik, terselenggaranya rapat kerja ini, Ia menilai bahwa kegiatan tersebut sangat penting untuk memperkuat pembinaan dan pengembangan tilawatil Qur'an di Provinsi Lampung, khususnya di Kabupaten Tulang Bawang.
“Kegiatan ini memberikan banyak wawasan baru mengenai bagaimana kita bisa mengoptimalkan pembinaan Al-Qur'an di masyarakat, melalui Pondok Pesantren, dan juga melalui sinergi dengan LPTQ dan Pusat Studi Al-Qur'an," pungkas Jalaluddin.
"Saya berharap hasil dari rapat kerja ini dapat segera diimplementasikan di Kabupaten Tulang Bawang,” tutupnya. (dody)
Editor: Aditya Catur