Tulang
Bawang, Kemenag (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang
Bawang Johan Yusuf, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghormatan
setinggi-tingginya atas kunjungan para tokoh adat. Ia menegaskan bahwa peran
tokoh adat sangat vital sebagai penjaga nilai-nilai luhur masyarakat yang
selaras dengan ajaran agama.
Hal
itu disampaikan Johan saat menerima kunjugan Para Tokoh adat Megou Pak Tulang Bawang
yang berlangsung di Ruang kerja Kepala, Kamis (26/02/2026)
Johan menjelaskan
Silaturahmi ini merupakan energi positif bagi kami di Kementerian Agama. Tokoh adat Megou Pak adalah mitra strategis dalam
menjaga harmoni sosial dan keagamaan. Sinergi antara adat dan agama adalah
kekuatan besar dalam membangun masyarakat yang rukun dan bermartabat,” ujarnya.
momentum ini penting untuk memperkuat sinergi antara
unsur pemerintah dan tokoh adat dalam menjaga kerukunan, melestarikan nilai
budaya, serta memperkuat kehidupan keagamaan di tengah masyarakat.” jelasnya Kakankemenag
Lebih lanjut, Kakankemenag menekankan bahwa
Kementerian Agama terus berkomitmen menghadirkan pelayanan keagamaan yang
inklusif, responsif, dan berdampak. Menurutnya, kolaborasi dengan para pemangku
adat menjadi bagian penting dalam memastikan program-program pembinaan umat
dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat hingga ke akar budaya lokal.
Sementara itu, perwakilan tokoh adat Megou Pak Tulang
Bawang menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus
upaya mempererat hubungan kelembagaan. Mereka berharap komunikasi yang telah
terjalin baik selama ini dapat terus ditingkatkan.
Dalam dialog yang berlangsung hangat, kedua pihak juga
membahas peluang kolaborasi ke depan, termasuk dukungan tokoh adat dalam
program moderasi beragama, pembinaan keluarga sakinah, serta penguatan
pendidikan keagamaan berbasis kearifan lokal Megou Pak.
Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi,
tetapi juga forum strategis untuk menyamakan visi dalam menjaga kondusivitas
daerah. Baik Kemenag maupun tokoh adat sepakat bahwa harmoni sosial di Tulang
Bawang harus terus dirawat melalui pendekatan budaya dan keagamaan yang saling
menguatkan.
Penulis : Dody
Editor : Abdul Aziz
Fotografer : Dody