Bandar Lampung, Kemenag (Humas) — Kementerian Agama Kota Bandar Lampung
menegaskan komitmen peningkatan kualitas layanan haji dan umrah pada kegiatan
Sosialisasi dan Rapat Koordinasi (Rakord) Kunjungan Kerja Menteri Haji dan
Umrah Republik Indonesia di Aula Arafah Asrama Haji Rajabasa, Senin
(24/11/2025). Kegiatan ini diikuti para Kasi PHU Kabupaten/Kota se-Provinsi
Lampung.
Kepala Kankemenag Kota Bandar Lampung, Makmur, bersama Kasi PHU, Musal
Badri Kesuma, hadir dalam agenda yang bertujuan memperkuat koordinasi dan
menyelaraskan kebijakan pusat–daerah dalam penyelenggaraan haji.
Dalam sambutannya, Menteri Haji dan Umrah RI, Dr. H. Mochammad Irfan Yusuf,
menekankan pentingnya sinergi, integritas, dan profesionalitas aparatur Kemenag
dalam meningkatkan layanan haji. Ia menegaskan bahwa orientasi kerja harus
berbasis kinerja nyata, bebas penyimpangan, dan mengedepankan tata kelola yang
baik. Menteri juga menegaskan bahwa promosi jabatan harus berbasis kelayakan
dan kepantasan, bukan kedekatan atau kepentingan tertentu.
Menteri Haji juga meminta daerah mempercepat persiapan penyelenggaraan
haji, termasuk pemenuhan istitha’ah kesehatan, pemutakhiran data jemaah,
penguatan layanan asrama, serta koordinasi teknis lintas unit agar pelaksanaan
Haji 2025 berjalan lebih efektif. Ia menambahkan bahwa calon jemaah haji telah
dapat melunasi biaya haji, dan pemerintah telah melakukan transformasi
penyegaran layanan melalui open bidding penetapan dua syarikah secara ketat dan
transparan.
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Lampung, Dr. H. Zulkarnain, memaparkan
kondisi penyelenggaraan haji dan umrah di Lampung. Provinsi ini memiliki 15
kabupaten/kota dengan 13 daerah telah memiliki gedung daerah audi. Lampung
Barat dan Way Kanan dijadwalkan pembangunan fasilitas pada 2026. Lampung
memiliki 11 KPU/PBU pusat, 40 kantor cabang, 71 kantor ranting, serta 11
fasilitas PKK. Jumlah jemaah haji Lampung tercatat 154.713 orang, jemaah umrah
13.132 orang, dan kuota haji 2025 sebanyak 5.827 jemaah. Lampung berstatus
sebagai embarkasi antara pada Embarkasi Jakarta Pondok Gede dengan estimasi 13
kloter tahun 2026 menggunakan Saudia Air.
Zulkarnain menegaskan kesiapan Kanwil Kemenag Lampung mendukung penuh
kebijakan nasional serta pentingnya mempermudah layanan jemaah untuk kelancaran
penyelenggaraan haji.
kepada Tim Humas usai kegiatan, Makmur
menegaskan bahwa Kemenag Kota Bandar Lampung terus memperkuat pembinaan,
administrasi, dan pendampingan jemaah. “Kami memastikan pelayanan berjalan
tertib, akuntabel, dan memberi kenyamanan bagi jemaah. Sinergi lintas unit
menjadi kunci peningkatan tata kelola layanan haji,” ujarnya.
Melalui Rakord ini, seluruh jajaran Kemenag Lampung diharapkan semakin solid dalam mewujudkan penyelenggaraan haji yang aman, nyaman, profesional, dan sesuai regulasi pemerintah. (Humas)