Pesisir Barat ( Humas
) — Kelompok Kerja Guru (KKG) dan
Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Kabupaten Pesisir Barat mengadakan kegiatan workshop terkait pengolahan data
dan pemutakhiran data pada aplikasi Simpatika untuk tahun ajaran 2024/2025. Kegiatan ini berlangsung di PLHUT Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat, Selasa, 03 September 2024.
Kegiatan tersebut
Di hadiri Oleh , Kabid Bimas Hindu
Kemenag Provinsi Lampung ( Jumadi , S,Ag., M.Psi ) Katim pendidikan Agama Hindu
( Riyananda Adhi, S.Ag., M.Si), Kepala Kantor ( H. Helmi., S.Ag.,
S.Pd., M.M ) , Penyelenggara Hindu ( I Gede Sudanta, S.Ag ) , dan Peserta MGMP
Pendididikan Agama Hindu Kabupaten Pesisir Barat.
Kegiatan ini
dibuka oleh Kabid Bimas Hindu Kementerian Agama Provinsi Lampung, Jumadi,
S.Ag., M.Psi., yang menyampaikan pentingnya pemutakhiran data dalam mendukung
peningkatan kualitas pendidikan. Dalam sambutannya, Jumadi menekankan bahwa
pengolahan dan pemutakhiran data melalui aplikasi Simpatika bukan hanya sebagai
tuntutan administrasi, tetapi juga menjadi salah satu langkah penting dalam
mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan data pendidikan.
Dengan data yang akurat dan terkelola dengan baik, pengambilan keputusan dan
kebijakan di bidang pendidikan agama Hindu akan semakin efektif dan tepat
sasaran.
Sementara itu,
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat, H. Helmi, S.Ag.,
S.Pd., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya
kegiatan ini. Helmi mengungkapkan bahwa workshop ini sangat relevan dengan
perkembangan teknologi saat ini, di mana pengelolaan data yang cepat dan akurat
menjadi kebutuhan yang mendesak. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini
diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam mengelola data dan mampu
memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pembelajaran di
sekolah-sekolah.
Penyelenggara
Hindu Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat, I Gede Sudanta, S.Ag., yang
juga turut hadir dalam acara tersebut, memberikan dorongan kepada para peserta
untuk mengikuti workshop dengan serius dan memanfaatkan kesempatan ini untuk
memperdalam pengetahuan mereka terkait aplikasi Simpatika. Sudanta berharap
bahwa setelah mengikuti workshop ini, para peserta dapat mengimplementasikan
ilmu yang diperoleh dalam pengelolaan data di sekolah masing-masing dengan
lebih baik, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan agama
Hindu di wilayah Pesisir Barat.
Para peserta
workshop yang terdiri dari guru-guru Pendidikan Agama Hindu Kabupaten Pesisir
Barat, tampak antusias mengikuti setiap sesi yang disajikan. Mereka menyadari
bahwa penguasaan teknologi dan kemampuan mengelola data secara efisien adalah
kunci untuk menghadapi tantangan di era digital ini. Dengan adanya kegiatan
ini, diharapkan para guru tidak hanya mampu memutakhirkan data dengan baik,
tetapi juga dapat lebih memahami pentingnya data dalam mendukung proses
pendidikan yang berkualitas.
Kegiatan workshop
ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam peningkatan kompetensi dan
profesionalisme guru-guru Pendidikan Agama Hindu di Kabupaten Pesisir Barat,
serta mendorong terwujudnya pendidikan agama yang lebih baik dan berkualitas di
masa mendatang.(Edri/Anggithya)