Bandar Lampung, Kemenag (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar
Lampung, Makmur, membuka secara resmi kegiatan bimbingan perkawinan bagi calon
pengantin (catin) yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan
Sukabumi, pada Kamis, 26 Juni 2025. Kegiatan ini mengangkat tema "Memberi
Bekal Pengetahuan dan Keterampilan Hidup bagi Catin agar Mampu Mengelola
Dinamika Perkawinan dan Keluarga."
Acara yang berlangsung di Gedung MMA Sukabumi, Jl. P. Tirta Yasa, Kelurahan Sukabumi, diikuti oleh sejumlah pasangan calon pengantin dari wilayah setempat. Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Kota Bandar Lampung, Makmur, menyampaikan apresiasi atas inisiatif KUA Sukabumi yang telah aktif melaksanakan program-program pelayanan keagamaan berbasis digital dan bimbingan perkawinan sebagai bagian dari penguatan ketahanan keluarga.
Makmur menegaskan, pentingnya kesiapan mental, emosional, dan spiritual
bagi pasangan calon pengantin sebelum membina rumah tangga. Ia juga
mengingatkan bahwa pernikahan bukan sekadar penyatuan dua insan, melainkan awal
dari terbentuknya keluarga yang menjadi pilar masyarakat.
“Saya berpesan kepada para calon pengantin untuk senantiasa menjaga
komunikasi, saling memahami, dan mengedepankan nilai-nilai agama dalam
kehidupan rumah tangga. Kunci ketahanan keluarga bukan hanya materi, tetapi
kebersamaan, ketulusan, dan komitmen membangun keluarga sakinah mawaddah
warahmah,” pesan Makmur.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Sukabumi, Apson Sanjaya, dalam
laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari desain kerja
KUA Sukabumi dalam mendukung 9 tugas pokok fungsi (tupoksi) Kemenag RI. Salah
satunya yakni pelaksanaan pelayanan publik berbasis digital, termasuk
pelaksanaan bimbingan perkawinan berbasis digital yang saat ini mulai
diterapkan.
“Ini menjadi langkah awal KUA Sukabumi untuk mendukung digitalisasi layanan keagamaan, sekaligus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” terang Apson.
Selain bimbingan perkawinan, Apson juga menyampaikan program-program
prioritas yang tengah dijalankan KUA Sukabumi, seperti digitalisasi dokumen
pencatatan nikah, pelatihan SDM, pengembangan layanan konsultasi digital, serta
penguatan kerja sama lintas sektoral dengan puskesmas, BKKBN, camat, lurah, dan
tokoh agama.
Kegiatan bimbingan perkawinan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan kesiapan mental bagi pasangan calon pengantin dalam menghadapi kehidupan berumah tangga, serta mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka perceraian dan mewujudkan ketahanan keluarga di Kota Bandar Lampung. (Mushollin/Ali)