Pesisir Barat (
Humas ) – Seksi Pendidikan Islam Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat
menggelar Rapat Koordinasi Kepala Madrasah yang berlangsung di aula Pusat
Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kemenag Pesisir Barat, Kamis (23/1/2024).
Kegiatan tersebut
dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Pesisir Barat, H. Helmi, S.Ag., S.Pd.,
M.M., Kasi Pendidikan Islam, Ahmad Khotob, S.Ag., M.M., Ketua Pokjawas, H.
Syakirin, M.Pd., serta seluruh kepala madrasah di kabupaten ini.
Dalam rapat ini,
Ahmad Khotob menyampaikan beberapa poin penting terkait program strategis
pendidikan madrasah. Salah satunya adalah tentang Bantuan Operasional Sekolah
(BOS). Ia menegaskan pentingnya pengelolaan dana BOS yang akuntabel dan
transparan, mengacu pada aturan yang berlaku. Kepala madrasah diminta untuk
memastikan setiap penggunaan dana mendukung peningkatan kualitas pendidikan di
madrasah masing-masing.
Selain itu, Ahmad
Khotob juga membahas terkait Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan. Ia
menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan
profesionalisme guru madrasah. Para kepala madrasah diminta untuk memberikan
dukungan penuh kepada guru-guru yang mengikuti PPG, baik dalam hal
administratif maupun teknis, sehingga proses pembelajaran di madrasah tidak
terganggu.
Pembahasan juga
mencakup sistem pendataan elektronik seperti Emis dan Simpatika. Ahmad Khotob
mengingatkan kepala madrasah agar selalu memperbarui data secara berkala untuk
memastikan akurasi dan validitas data. Data yang dikelola melalui sistem ini
akan menjadi acuan dalam berbagai kebijakan pendidikan di tingkat kabupaten,
provinsi, hingga nasional.
Lebih lanjut,
topik lain yang disoroti adalah Pendataan Ujian Madrasah (PDUM). Ahmad Khotob
menyampaikan bahwa pendataan harus dilakukan secara cermat dan tepat waktu. Ia
menekankan pentingnya koordinasi yang baik antara madrasah dengan pihak Kemenag
untuk memastikan kelancaran proses pendataan hingga pelaksanaan ujian.
Sementara itu,
Kepala Kantor Kemenag Pesisir Barat, H. Helmi, memberikan arahan tambahan
kepada para kepala madrasah. Ia menegaskan pentingnya kerja sama dan sinergi
antar madrasah di kabupaten ini. Helmi juga mengingatkan bahwa sebagai ujung
tombak pendidikan Islam, kepala madrasah harus menjadi teladan dalam
integritas, profesionalisme, dan dedikasi. Ia mengajak semua pihak untuk terus
meningkatkan mutu pendidikan dan menciptakan lingkungan madrasah yang kondusif
bagi perkembangan siswa.
Rapat koordinasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Kemenag, pengawas, dan kepala madrasah dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang berkualitas dan berdaya saing di Kabupaten Pesisir Barat.(Edri/Anggithya)