Tanggamus, Kemenag (Humas) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus melaksanakan kegiatan distribusi paket bantuan bagi anak yatim dan penyandang disabilitas pada Selasa (30/6/2026) dalam rangka memperingati Lebaran Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 Hijriah. Kegiatan ini mengusung tema "Pesan Inklusif untuk Anak Negeri, Menebar Maslahat, Menguatkan Umat" sebagai bentuk kepedulian dan komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sebanyak 125 paket bantuan didistribusikan kepada penerima manfaat melalui satuan kerja di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, yang meliputi 20 Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan dan 5 Madrasah Negeri. Penyaluran bantuan dilakukan secara terkoordinasi agar dapat menjangkau anak yatim dan penyandang disabilitas di berbagai wilayah Kabupaten Tanggamus.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Mardanus, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Surana, para Kepala Seksi, para Kepala KUA Kecamatan, serta para Kepala Madrasah Negeri di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus. Kehadiran seluruh jajaran menjadi wujud sinergi dalam menyukseskan program sosial keagamaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Mardanus menyampaikan bahwa Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus akan terus hadir memberikan perhatian dan bantuan kepada anak yatim, kaum dhuafa, serta penyandang disabilitas melalui berbagai program sosial, khususnya melalui Gerakan Zakat dan Wakaf yang dikelola oleh Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus. Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian dan kepedulian Kementerian Agama dalam membangun kesejahteraan umat serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan.
"Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Distribusi bantuan ini tidak hanya menjadi momentum memperingati Lebaran Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kolaborasi, zakat, infak, sedekah, dan wakaf memiliki peran penting dalam menghadirkan kebahagiaan serta memperkuat solidaritas untuk mewujudkan masyarakat yang inklusif, berdaya, dan penuh keberkahan," ujarnya.