Tulang
Bawang, Kemenag (Humas) -- Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang melalui Seksi Penyelenggaraan Haji
dan Umrah, melaksanakan pembinaan kepada Karu (Ketua Regu) dan Karom (Ketua
Rombongan) bagi Jemaah Calon Haji Kabupaten Tulang Bawang yang akan berangkat
pada tahun 1446 H/2025M yang berlangsung
di Aula Gedung PLHUT, Senin (28/04/2025).
Pembinaan
Karu Karom disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Tulang Bawang Ahmad Jalaluddin didampingi oleh Kasubbag TU Marsudi, dan Kasi
Penyelenggara Haji dan Umrah Zainal Arifin.
Ahmad Jalaluddin menegaskan pentingnya peran Karu dan Karom dalam kelancaran penyelenggaraan ibadah haji. Menurutnya, Karu dan Karom merupakan ujung tombak dalam manajemen perjalanan haji, khususnya dalam mengkoordinasikan jemaah, menjaga kekompakan, serta memastikan seluruh prosedur pelaksanaan ibadah berjalan sesuai aturan.
"Perjalanan haji bukan hanya ritual ibadah individu, melainkan juga perjalanan kolektif yang membutuhkan koordinasi, kedisiplinan, dan solidaritas yang tinggi. Di sinilah pentingnya peran Karu dan Karom sebagai pemimpin kecil di dalam kelompok jemaah," kata Jalaluddin.
Jalaluddin
menekankan bahwa Karu dan Karom harus memahami dengan baik tugas dan fungsinya,
mulai dari membantu kelancaran proses keberangkatan, mengatur pergerakan jemaah
selama di tanah suci, memberikan pertolongan pertama saat terjadi kendala,
hingga memastikan bahwa seluruh anggota regu dan rombongan dapat menjalankan
rukun, wajib, dan sunnah haji dengan sempurna," tegasnya.
Lebih lanjut Jalaluddin juga menyampaikan bahwa peran Karu dan Karom sangat penting karena merekalah petugas yang selalu mendampingi jemaah di setiap tahapan perjalanan, sehingga sehingga diperlukan efektivitas komunikasi dan informasi antara petugas kloter dengan jemaah, guna memastikan kelancaran layanan dan ibadah berjalan dengan baik.
"Terakhir
saya berpesan kepada seluruh Ketua Regu (Karu) dan Ketua Rombongan (Karom) agar
senantiasa menjaga kekompakan, mempererat solidaritas, membangun komunikasi
yang efektif, dan bekerja sama dengan penuh keikhlasan dalam memberikan
pelayanan terbaik kepada para jemaah calon haji," pesan Jalaluddin.
karena menurutnya tugas sebagai Karu dan Karom bukan sekadar sebuah tanggung jawab teknis, melainkan merupakan amanah mulia yang harus disyukuri dan di lakasanakan dengan penuh keikhlasan dan rasa tanggung jawab guna meraihnya haji yang mabrur,” tutupnya.
Editor: Aditya Catur