Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Hangat dan Penuh Makna, Bimbingan Manasik Haji di Pulau Panggung dan Air Naningan Tingkatkan Semangat Spiritual Calon Jamaah

Rabu, 16 April 2025 Humas Tanggamus
Hangat dan Penuh Makna, Bimbingan Manasik Haji di Pulau Panggung dan Air Naningan Tingkatkan Semangat Spiritual Calon Jamaah
Humas Tanggamus
Humas Tanggamus

Tanggamus Kemenag (Humas) -- Pulau Panggung & Air Naningan, Tanggamus – Kemenag
Suasana akrab dan penuh semangat terasa kental di aula tempat berlangsungnya bimbingan manasik haji di dua kecamatan, yakni Pulau Panggung dan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus. Dalam kegiatan yang sarat makna ini, sebanyak 70 calon jamaah haji hadir untuk mendapatkan pembekalan langsung dari Kepala Kantor Kementerian Agama Tanggamus, Dr. H. Mahmuddin Aris Rayusman, M.Pd.I, yang menyampaikan materi bertema “Hak dan Kewajiban Jamaah Haji”.

Dengan gaya penyampaian yang hangat dan inspiratif, Dr. Mahmuddin mengajak para jamaah untuk mempersiapkan diri secara menyeluruh—bukan hanya fisik, tapi juga mental dan spiritual. “Pergi haji adalah panggilan suci. Maka siapkan bukan cuma perlengkapan, tapi juga hati dan ilmu agar ibadah menjadi sempurna,” ujarnya, yang langsung disambut antusiasme para peserta.

Dalam penjelasannya, beliau memaparkan hak-hak yang akan diterima jamaah, seperti pelayanan kesehatan, akomodasi yang layak, hingga transportasi nyaman. Namun, di sisi lain, beliau juga menekankan pentingnya tanggung jawab jamaah untuk menjaga kedisiplinan, menghormati sesama, serta mengikuti tata tertib selama ibadah.

Tak hanya menyampaikan teori, Dr. Mahmuddin juga membagikan kisah inspiratif dari pengalaman jamaah terdahulu—dari tantangan cuaca ekstrem di Arafah, hingga indahnya kerja sama kelompok saat melaksanakan rangkaian ibadah. Cerita-cerita ini membuat suasana menjadi hidup dan membekas di hati peserta.

Para jamaah tampak sangat antusias—banyak yang mencatat, menyimak dengan seksama, hingga aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan. Bagi mereka, momen ini bukan sekadar pelatihan, tapi juga bentuk penguatan spiritual sebelum menunaikan rukun Islam kelima.

Program manasik ini merupakan bagian dari komitmen Kemenag Tanggamus dalam membentuk jamaah yang mandiri, berpengetahuan, dan siap secara lahir batin. “Kami ingin jamaah dari Tanggamus tidak hanya pulang membawa gelar haji, tapi pulang sebagai haji yang mabrur,” tutup Dr. Mahmuddin penuh harap. (Frans/Mela Basyar)