Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Hari Kedua TBQ Angkatan II: Guru PAI Tanggamus Perkuat Bacaan Al-Qur’an dan Kesadaran Ekoteologi

Jumat, 19 Desember 2025 Humas Tanggamus
Hari Kedua TBQ Angkatan II: Guru PAI Tanggamus Perkuat Bacaan Al-Qur’an dan Kesadaran Ekoteologi
Humas Tanggamus
Humas Tanggamus

Tanggamus Kemenag (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus melanjutkan pelaksanaan Pembinaan Tuntas Baca Al-Qur’an (TBQ) bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) hari ke-2 Angkatan II Tahun 2025 yang digelar di Aula Hotel 21 Gisting, Rabu (17/12/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Kemenag Tanggamus dalam memperkuat kompetensi baca Al-Qur’an Guru PAI sekaligus meningkatkan mutu pendidikan agama Islam di Kabupaten Tanggamus.

Pada hari kedua Angkatan II, peserta mendapatkan pendalaman materi bacaan Al-Qur’an yang lebih terfokus pada penguatan tartil dan tajwid. Salah satu narasumber, Ustadz Abduk Suhaili, menyampaikan pembinaan teknis sekaligus motivasi spiritual agar Guru PAI tidak hanya fasih membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an kepada peserta didik melalui keteladanan dan pembiasaan yang berkelanjutan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, Mahmuddin Aris Rayusman, menegaskan bahwa pembinaan TBQ ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Asesmen Tuntas Baca Al-Qur’an melalui Platform CintaQu bagi Guru dan Pengawas PAI yang terdaftar pada aplikasi SIAGA. Asesmen tersebut diharapkan menjadi dasar pemetaan kemampuan serta pijakan pembinaan lanjutan yang lebih terarah dan berdampak nyata.

Selain penguatan akademik dan spiritual, pembinaan TBQ Angkatan II juga diintegrasikan dengan implementasi ekoteologi, yang ditandai dengan kebiasaan peserta membawa tumbler air minum pribadi selama kegiatan berlangsung. Langkah ini menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan hidup sekaligus wujud nyata pengamalan nilai-nilai keagamaan dalam menjaga kelestarian alam, sejalan dengan Asta Cita Kementerian Agama yang menekankan harmoni antara ajaran agama dan keberlanjutan lingkungan hidup. (Frans/mela basyar)