Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Ka. Kemenag Pesawaran Hadiri OMI Nasional 2025 untuk Berikan Support kepada Siswa MIN 1 Pesawaran

Senin, 10 November 2025 Humas Pesawaran
Ka. Kemenag Pesawaran Hadiri OMI Nasional 2025 untuk Berikan Support kepada Siswa MIN 1 Pesawaran
Humas Pesawaran
Humas Pesawaran

Pesawaran, (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pesawaran, Farid Wajedi, turut menghadiri pembukaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Nasional 2025 yang digelar di Provinsi Banten, tepatnya di Plaza Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, pada Senin (10/11) malam.

Farid hadir bersama Kasi Pendidikan Madrasah, Khuzil Afwa Kahuripan, serta tim pendamping dari Kemenag Pesawaran. Kehadiran mereka bertujuan untuk memberikan dukungan moral dan mental kepada Muazzam Zaidan Firmansyah, siswa MIN 1 Pesawaran, yang menjadi wakil Provinsi Lampung dalam ajang tersebut. Muazzam berkompetisi pada kategori Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Terintegrasi.

Dalam keterangannya, Farid menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya merupakan bentuk apresiasi dan motivasi kepada peserta didik madrasah yang berjuang di tingkat nasional.

“Kami datang untuk memberikan semangat dan dukungan moral kepada Muazzam agar tampil percaya diri dan maksimal. Ini adalah kebanggaan bagi Pesawaran, karena siswa madrasah kita mampu bersaing di ajang nasional,” ungkap Farid Wajedi.

Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 digelar mulai 10–14 November 2025, menandai penyatuan dua ajang bergengsi madrasah, yaitu Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Madrasah Young Researchers Supercamp (MYRES).

Pembukaan berlangsung meriah dengan kehadiran Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI, Romo Muhammad Syafii, yang menegaskan bahwa OMI merupakan bukti nyata transformasi madrasah menjadi lembaga pendidikan unggul dan modern.

“Madrasah hari ini tidak melulu hanya mempelajari fikih, tajwid, dan adab, tapi juga sudah mempelajari teknologi,” tegas Romo.

“Teknologi, kedokteran, pertanian, dan astronomi adalah bagian integral dari ajaran Islam. OMI hadir untuk meredefinisi pengajaran Islam agar mencakup seluruh aspek kehidupan,” tambahnya.

Melalui ajang ini, diharapkan lahir generasi madrasah yang unggul, berdaya saing global, dan berakhlak mulia, serta mampu membawa nama baik daerah di tingkat nasional. (Humas)

Editor: Fadilah