Tulang Bawang, Kemenag (Humas) – Kepala Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang H. A. Jalaluddin, S. Ag., M.Kom.I melakukan
monitoring secara langsung pelaksanaan
Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan yang berlangsung di Gedung Kelas MTsN
1 Tulang Bawang, Senin (24/06/2024).
Turut hadir mendampingi Kepala Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang, Kasi Pendidikan Madrasah Dr. Hj.
Eviyana, S. Ag., M. Pd.I, Kepala Madrasah MTsN 1 Tulang Bawang Siti Suratminah,
M.Pd dan seluruh dewan guru.
Kakankemeng H Jalaluddin bersama Dra. Hj. Ummie
Khoironie, MM, Yan Khairul, S.Kom dan Viyati Rahdini Prativi, S.Si selaku
pengawas dari Kanwil Kemenag Provinsi Lampung dalam kegiatan asesmen ini turun langsung ke lapangan guna memastikan bahwa
proses asesmen berjalan lancar dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Kasi Pendidikan Madrasah Hj. Eviyana menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah
2024 ini digelar secara serentak dan diikuti oleh seluruh guru dan tenaga
kependidikan madrasah di seluruh Indonesia.
Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Madrasah 2024 ini berlangsung selama tiga hari dari 24–26 Juni 2024, menggunakan format digital melalui Aplikasi Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK).
“Hasil dari asesmen ini akan sangat berguna bagi madrasah dalam menyusun rencana pengembangan, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sesuai dengan visi dan misi madrasah,’’ kata Eviyana.
Hal serupa diungkapkan Kakankemenag H.
Jalaluddin, beliau mengatakan bahwa pelaksanaan asesmen ini adalah bagian dari upaya
Kemenag untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi tenaga pendidik
di seluruh Indonesia.
“Sayangnya, meskipun persiapan telah dilakukan
dengan matang, pelaksanaan asesmen ini terganggu oleh masalah teknis. Banyak
peserta yang melaporkan bahwa mereka tidak dapat masuk ke sistem asesmen.
Kendala ini dialami oleh peserta di berbagai daerah, termasuk di MTsN 1 Tulang
Bawang,” ujar Jalaluddin.
“Kami sangat menyesalkan kejadian ini, namun tim teknis pusat sedang bekerja keras untuk
mengatasi masalah ini secepat mungkin agar asesmen dapat dilanjutkan,” tegas
Jalaluddin dihadapan peserta.
“Kami akan memastikan bahwa semua peserta tetap mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengikuti asesmen ini dengan adil sesuai urutannya," tambahnya.
Masalah teknis ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan guru dan tenaga kependidikan yang telah bersiap untuk mengikuti asesmen tersebut, yang mana sebagian dari mereka datang dari penjuru yang jauh dari kota Menggala ynag merupakan tempat dilaksanakannya asesmen oleh Kemenag. Melalui tim teknis panitia intens berkomunikasi dan akan segera menginfokan perkembangan situasi dan solusi yang akan diambil.
"Alhamdulilah berkat kinerja tim panitia
pelaksana asesmen melakukan upaya komunikasi secara intens dan terus menerus
kepada panitia pusat, membuahkan hasil pada pukul 11. 30 WIB sehingga tahapan proses asesmen
dapat berjalan dengan baik dan kondusif dan berakhir pada pukul 17.30 WIB," ucap Jalal.
Lebih lanjut menutup sambutannya Jalaluddin menjelaskan bahwa pelaksanaan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan ini merupakan bagian dari program besar Kemenag untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas pendidikan di madrasah. Melalui asesmen ini, diharapkan dapat teridentifikasi area yang memerlukan peningkatan sehingga pelatihan dan pengembangan kompetensi dapat lebih terfokus dan efektif. (dody)
Editor: Aditya Catur