Lampung Utara, Kemenag (Humas). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara, Totong Sunardi menghadiri rangkaian kegiatan Haul Muassis, Milad, Wisuda Santri, Wisuda Tahfidz dan Tabligh Akbar di Pondok Pesantren Daarul khair. Rabu 14 Mei 2025.
Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh dan pemangku kepentingan, termasuk Bupati Lampung Utara yang diwakili oleh Asisten 1, H. Man Kodri.
Dalam sambutannya, Man Kodri menyampaikan, Hari ini kita hadir dalam sebuah momentum istimewa yang penuh makna yaitu memperingati Milad ke-34 Pondok Pesantren Darul Khair, merayakan Wisuda Santri ke-29, serta Haul atau mengenang dan mendoakan almaghfurlah pendiri Pesantren Darul Khair ini. Milad ke 34 ini tentu bukan sekedar penanda usia, tetapi juga bukti bahwa Pondok Pesantren Darul Khair telah konsisiten menjadi bagian penting dalam mencetak generasi muda islam yang berakhlakul karimah, cinta ilmu, dan cinta tanah air. Untuk itu, kita tentu tidak boleh melupakan jasa pendiri pondok ini, yang telah menjadikan pondok pesantren ini sebagai mercusuar cahaya ilmu dan akhlak ditengah masyarakat. Ujarnya
Ia menambahkan bahwa Pondok pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tapi juga menjadi pusat peradaban islam yang membentuk karakter dan akhlak generasi muda. Dan hari ini kita saksikan keberhasilan para santri yang telah menyelesaikan proses pendidikan. Wisuda Santri ke-29 hari ini adalah bukti nyata dari keberhasilan pendidikan di pondok ini. Tuturnya
Man Kodri juga berpesan Kepada para santri yang hari ini diwisuda jangan berhenti belajar, jadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal dalam kehidupan, serta teruslah menjadi bagian dari perjuangan dakwah islam yang menyejukan dan membawa rahmat bagi semesta alam. Ucapnya
Kakankemenag Totong Sunardi sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar Pondok Pesantren Daarul Khair ini. Haul Muassis, Milad, Wisuda Santri dan Tahfidz, serta Tabligh Akbar bukan hanya bentuk syiar Islam, tetapi juga momentum penting dalam membentuk generasi yang religius, berakhlak mulia, dan cinta Al-Qur’an.Ujar Totong
Kegiatan ini menunjukkan bahwa pesantren tidak hanya mencetak generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual. Haul, milad, wisuda, dan tabligh akbar ini menjadi wujud nyata peran pesantren dalam memperkuat moderasi beragama dan membangun karakter bangsa. Pungkas Totong (Dw/Ad/Mela Basyar)