Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Kakanmenenag Tulang Bawang Sampaikan Kultum: Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir di Bulan Ramadhan

Senin, 24 Maret 2025 Humas Tulang Bawang
Kakanmenenag Tulang Bawang Sampaikan Kultum: Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir di Bulan Ramadhan
Humas Tulang Bawang
Humas Tulang Bawang

Tulang Bawang, Kemenag (Humas) -- Dalam suasana penuh berkah bulan suci Ramadhan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang, Ahmad Jalaluddin, menyampaikan kuliah tujuh menit (kultum) seusai melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah di Musholla Ukhuwah Kemenag Tulang Bawang yang berlangsung di Musholla Ukhuwah Kemenag Tulang Bawang, Senin (24/03/2025).

Dalam kultumnya, Ahmad Jalaluddin menjelaskan bahwa sepuluh hari pertama Ramadhan adalah waktu yang penuh rahmat, di mana Allah memberikan keberkahan bagi hamba-Nya yang berusaha menjalankan ibadah puasa dengan penuh kesungguhan.

beliau menjelaskan bahwa sepuluh hari kedua Ramadhan adalah waktu untuk mendapatkan makfiroh atau pengampunan dosa. "Pada fase ini, kita diingatkan untuk memperbanyak istighfar dan memohon ampunan kepada Allah atas segala dosa yang telah kita lakukan," ujarnya.


pentingnya meningkatkan ibadah pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan guna meraih keutamaan malam Lailatul Qadar. Ia mengingatkan bahwa malam istimewa ini lebih baik daripada seribu bulan, “saya mengajak seluruh jamaah untuk memanfaatkan kesempatan emas ini dengan memperbanyak ibadah, seperti membaca Al-Qur’an, menegakkan sholat malam, berdzikir, dan berdoa dengan penuh keikhlasan,ucap Jalaluddin.

"Mari kita tingkatkan kualitas ibadah kita, khususnya di malam-malam terakhir Ramadhan. Jangan sampai kita melewatkan kesempatan mendapatkan malam Lailatul Qadar yang penuh keberkahan ini," tambahnya.

Jalaluddin mengajak seluruh jamaah untuk membaca, memahami, serta mengamalkan Alquran dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa Alquran bukan hanya sekadar kitab suci yang dibaca, tetapi juga pedoman hidup yang harus diaplikasikan dalam setiap aspek kehidupan.

“Alquran adalah petunjuk bagi kita semua. Jika kita ingin mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat, maka kita harus senantiasa berpegang teguh pada ajaran yang terkandung di dalamnya, karena Alqur’an sendiri sebagai peringatan untuk kita,” ujarnya.


“Setiap amalan kebaikan yang kita lakukan, termasuk membaca Al-Qur'an, akan mendatangkan pahala yang besar dari Allah SWT. Bahkan, setiap huruf Al-Qur'an yang kita baca memiliki pahala yang dilipatgandakan dan hatinya tenang. Bapak/ibu membaca Al-Qur'an saja dengan bacaan yang berbata-bata mendapatkan dua pahala dikarena keinginannya yang ingin membaca Al-Qur’an,” ungkapnya.

Terakhir dalam kultumnya Jalaluddin uga mengajak jamaah untuk memanfaatkan Bulan Suci Ramadhan sebagai momentum untuk lebih mendalami Al-Qur'an, baik dari segi membaca, memahami, maupun mengamalkan isinya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga dengan membaca Al-Qur'an, kita dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT. serta memperoleh keberkahan dan petunjuk-Nya dalam menjalani kehidupan.


Editor: Aditya Catur