Bandar Lampung, Kemenag (Humas) --- Kementerian Agama Kota Bandar Lampung menggelar kegiatan sosialisasi penguatan moderasi beragama bagi pendidik dan tenaga kependidikan madrasah pada tahun 2024. Acara yang diadakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung ini diikuti oleh pendidik dan tenaga kependidikan dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) baik negeri maupun swasta se-Kota Bandar Lampung. Rabu, (07/08/24).
Kegiatan ini dibuka secara resmi
oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Puji Raharjo,
yang juga memberikan sambutan sekaligus menjadi pemateri dengan menyampaikan
konsep moderasi beragama. Puji Raharjo menekankan pentingnya moderasi beragama
dalam menjaga keharmonisan di tengah masyarakat yang majemuk.
“Jadilah Agen Kebaikan, Kemaslahatan, Profil santun keharmonisan dan kedamaian
Serta keteladanan, dan jadilah Inspiratif kebaikan”.
Materi selanjutnya disampaikan
oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Makmur, yang
menguraikan mengenai penguatan moderasi beragama. Makmur menjelaskan bahwa
moderasi beragama adalah kunci dalam menciptakan kehidupan beragama yang
seimbang dan toleran.
Kasubbag Tata Usaha Kemenag Kota
Bandar Lampung, Kasimun, turut memberikan materi dengan topik moderasi beragama
dalam perspektif teologi Islam. Kasimun mengajak peserta untuk memahami
moderasi beragama sebagai bagian dari ajaran Islam yang mengedepankan
keseimbangan dan keadilan.
Dalam sambutannya, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Said Karimin, menyampaikan bahwa tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan moderasi beragama di lingkungan madrasah. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada Rabu dan Kamis, 7-8 Agustus 2024.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad), Said Karimin, dalam materinya
Implementasi Moderasi Beragama Di Madrasah, menkankan bahwa tujuan dari
diadakannya kegiatan ini adalah untuk memperkuat pemahaman dan implementasi
moderasi beragama di lingkungan madrasah.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam memperkuat nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan pendidikan, khususnya di Kota Bandar Lampung. (Mushollin)
Editor : Fadilah