Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Kasi Penmad Tanggamus Dorong Penguatan Literasi, Numerasi, dan Karakter di Madrasah

Jumat, 11 April 2025 Humas Tanggamus
Kasi Penmad Tanggamus Dorong Penguatan Literasi, Numerasi, dan Karakter di Madrasah
Humas Tanggamus
Humas Tanggamus

Tanggamus Kemenag (Humas) -- Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, H. Musannip, S.Ag., M.Pd.I., terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah melalui penguatan program literasi, numerasi, dan karakter. Program ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam mewujudkan madrasah yang unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia.

Menurut H. Musannip, pendidikan madrasah harus mampu mencetak peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berintegritas. Oleh karena itu, ia mendorong seluruh satuan pendidikan madrasah di bawah binaan Kemenag Tanggamus untuk mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam seluruh aktivitas pembelajaran.

Program literasi yang diluncurkan menyasar pada peningkatan minat baca dan kemampuan berpikir kritis siswa. Dalam pelaksanaannya, madrasah didorong untuk menyediakan pojok baca, mengadakan kegiatan literasi harian, serta melibatkan guru dan orang tua dalam proses pembiasaan membaca di rumah. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan budaya literasi di kalangan pelajar madrasah.

Sementara itu, pada aspek numerasi, H. Musannip menekankan pentingnya pendekatan pembelajaran yang aplikatif dan kontekstual agar siswa mampu memahami konsep matematika dengan lebih mudah dan menyenangkan. Ia juga mendorong guru untuk mengembangkan media pembelajaran kreatif yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik.

Dalam upaya penguatan karakter, Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus menekankan pendidikan berbasis nilai-nilai agama dan moral. Melalui kegiatan pembiasaan seperti tadarus, shalat berjamaah, serta praktik nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari, madrasah diharapkan mampu mencetak generasi yang religius dan berakhlakul karimah.

Dengan pendekatan yang kolaboratif dan partisipatif, H. Musannip terus mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari kepala madrasah, guru, komite, hingga orang tua, untuk bersama-sama menyukseskan program ini. Ia berharap, melalui sinergi yang kuat, madrasah di Kabupaten Tanggamus dapat menjadi pusat pendidikan yang unggul dalam prestasi dan teladan dalam pembentukan karakter. (Frans/Mela Basyar)