Bandar Lampung, Kemenag (Humas) — Tiga Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung menggelar diskusi strategis terkait penetapan isu prioritas dan perumusan judul aktualisasi dalam rangkaian Latihan Dasar (Latsar) Tahun 2025. Pertemuan berlangsung pada Senin, 21 Juli 2025, di ruang kerja Kepala Subbagian Tata Usaha, Kasimun.
Ketiganya adalah Dewi Kurniasari, S.Pt., dan Nabitaliah, S.Si., yang bertugas sebagai Pengawas Jaminan Produk Halal Ahli Pertama, serta Ronaldo Redi Caprio, S.Pd., sebagai Statistik Ahli Pertama. Konsultasi ini difokuskan pada penyusunan program aktualisasi yang akan diterapkan selama masa latsar di unit masing-masing.
Kasimun menekankan pentingnya pemilihan topik yang relevan dengan kebutuhan instansi dan berdampak langsung terhadap kualitas layanan. Ia menyampaikan bahwa aktualisasi bukan sekadar formalitas, melainkan wadah konkret untuk menginternalisasi nilai-nilai ASN, seperti integritas, tanggung jawab, dan orientasi pelayanan.
“Isu yang diangkat harus menjawab persoalan nyata di lingkungan kerja serta mampu memicu perbaikan kinerja, efisiensi, dan inovasi. Kami ingin CPNS mampu menghadirkan solusi terukur dan berorientasi hasil,” ungkapnya.
Latsar CPNS merupakan program pembekalan nasional hasil kerja sama Kementerian Agama dan Lembaga Administrasi Negara (LAN), dengan proyek aktualisasi sebagai komponen krusial yang menentukan kelulusan serta pengangkatan untuk menjadi PNS .
Diskusi ini menjadi tahapan awal dalam memastikan kesesuaian gagasan aktualisasi dengan kebutuhan kelembagaan sekaligus memperkuat pemahaman CPNS terhadap peran dan tanggung jawabnya. Selanjutnya, peserta akan mengikuti proses pembimbingan hingga tahap implementasi program di lapangan.(Mushollin/Ali)
Editor : Fadilah