Bandar Lampung, Kemenag (Humas) –
Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Kasimun,
bersama Koordinator Kepegawaian, Hendri Hadizar, menghadiri pembukaan Pelatihan
Kehumasan Tenaga Kependidikan yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan
Indonesia (PWI) Provinsi Lampung bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandar
Lampung.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 20 Agustus 2025, di AKAR Hotels & Resort Bandar Lampung, Jalan Wolter Monginsidi, tersebut diikuti oleh sekitar 200 tenaga pendidik dari berbagai sekolah se-Kota Bandar Lampung. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai strategi komunikasi publik sekaligus memperkuat citra positif lembaga pendidikan di tengah masyarakat.
Acara turut dihadiri oleh
Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, yang hadir mewakili Wali
Kota Bandar Lampung sekaligus membuka kegiatan secara resmi dengan ditandai
pemukulan gong. Hadir pula Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bandar Lampung,
perwakilan Kodim dan Polresta Bandar Lampung, Kepala Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Purbasari Wiraga, Ketua Ikatan Wartawan
Indonesia Kota Bandar Lampung, para kepala sekolah SD dan SMP, serta peserta
pelatihan tenaga kependidikan.
Dalam sambutannya, Wali Kota
Bandar Lampung yang diwakili oleh Sekda Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan,
menyampaikan penghargaan atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Ia
menegaskan bahwa media memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam
menyukseskan program pembangunan daerah.
“Pemerintah daerah sangat berkepentingan untuk terus menjalin kolaborasi dengan insan pers agar dapat menyampaikan informasi yang benar, akurat, dan bermanfaat kepada masyarakat. Dengan demikian, komunikasi publik dapat terbangun secara sehat, transparan, dan berimbang,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PWI Provinsi
Lampung, Wirahadikusuma, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada semua
pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan. Menurutnya, PWI berkomitmen
menjaga marwah pers sekaligus meningkatkan kompetensi wartawan.
“Insan pers dituntut untuk selalu
menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dalam setiap karya yang dihasilkan.
Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap sinergi antara media, pemerintah, dan
masyarakat dapat semakin erat dalam mewujudkan pemberitaan yang sehat,
mendidik, serta membangun,” ungkapnya.
Pelatihan Kehumasan Tenaga Kependidikan ini diharapkan menjadi sarana penguatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya bagi para pendidik, agar mampu mengelola informasi publik secara baik dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Bandar Lampung. (Mushollin)