Metro, Kemenag (Humas) - Kantor Kementerian Agama Kota Metro melalui Penyuluh Agama Islam Kecamatan Metro Timur melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Metro, Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kemenag Kota Metro dalam memberikan pembinaan mental dan spiritual melalui penguatan nilai-nilai keagamaan, akhlak, serta motivasi hidup yang lebih baik.
Dalam kegiatan tersebut, para penyuluh agama Islam memberikan materi mengenai pentingnya menjaga ibadah, membaca dan memahami Al-Qur'an, serta menanamkan sikap sabar dan syukur dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Selain itu, warga binaan juga diberikan motivasi spiritual sebagai bekal untuk memperbaiki diri dan membangun masa depan yang lebih baik.
Suasana pembinaan berlangsung penuh khidmat dan interaktif. Warga binaan mengikuti kegiatan dengan antusias serta aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab keagamaan bersama para penyuluh.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Metro, Abdul Haris, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan keagamaan di lingkungan pemasyarakatan merupakan bagian dari tanggung jawab Kemenag dalam menghadirkan layanan keagamaan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
"Pembinaan keagamaan di lapas menjadi salah satu ikhtiar Kementerian Agama dalam menanamkan nilai-nilai keimanan, membangun akhlak, serta memberikan penguatan mental dan spiritual bagi warga binaan agar memiliki semangat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik," ujar Abdul Haris.
Pihak Lapas Kelas IIA Kota Metro menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terus terjalin bersama Kemenag Kota Metro dalam mendukung pembinaan rohani bagi warga binaan. Mereka berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kota Metro menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembinaan keagamaan yang inklusif dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.
Penulis: Ismi Azizah
Editor: Mela Basyar