Lampung Tengah, Kemenag (Humas) — Komitmen membangun tata kelola keuangan negara yang profesional, transparan, dan akuntabel terus menjadi bagian penting dalam penguatan reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama. Konsistensi tersebut kembali membuahkan capaian membanggakan setelah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah berhasil meraih Piagam Penghargaan Peringkat Ketiga Kategori Satuan Kerja Pengguna Cash Management System (CMS) Terbaik Periode Tahun 2025 pada lingkup pembayaran Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Metro.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan satuan kerja dalam menerapkan sistem pengelolaan keuangan berbasis digital melalui Cash Management System (CMS) secara optimal, efektif, serta sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Dalam kegiatan tersebut, Bendahara Kemenag Lampung Tengah, Anom Sasono, S.E., hadir mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah untuk menerima penghargaan yang diberikan langsung oleh pihak KPPN Metro.
Capaian tersebut menjadi indikator penting bahwa transformasi pengelolaan keuangan di lingkungan Kementerian Agama terus bergerak ke arah yang semakin modern, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan sistem digital pemerintahan. Pemanfaatan Cash Management System sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan proses transaksi keuangan negara berlangsung lebih cepat, terkontrol, aman, serta meminimalisasi potensi kesalahan dalam tata kelola anggaran.
Menanggapi penghargaan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, H. Maryan Hasan, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran, khususnya tim pengelola keuangan, yang selama ini bekerja secara disiplin, profesional, dan penuh tanggung jawab dalam menjaga kualitas pengelolaan anggaran negara di lingkungan Kemenag Lampung Tengah.
Menurutnya, capaian tersebut bukan sekadar bentuk pengakuan atas kinerja administrasi keuangan, tetapi menjadi refleksi bahwa budaya kerja profesional dan akuntabilitas terus tumbuh sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.
"Penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran yang selama ini terus menjaga komitmen terhadap pengelolaan keuangan negara secara profesional dan akuntabel. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola anggaran, memperkuat integritas pengelolaan keuangan, serta memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar H. Maryan Hasan.
Ia menegaskan bahwa pengelolaan keuangan yang sehat memiliki peran strategis dalam mendukung kualitas pelayanan publik. Semakin baik tata kelola anggaran dijalankan, semakin optimal pula berbagai program pelayanan, pembinaan, serta pembangunan di lingkungan Kementerian Agama dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Prestasi yang diraih ini sekaligus mempertegas komitmen Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah dalam mendukung pengelolaan keuangan negara yang efektif, efisien, berbasis digital, serta sejalan dengan prinsip good governance yang menempatkan transparansi dan akuntabilitas sebagai fondasi utama penyelenggaraan pemerintahan.
Melalui capaian tersebut, Kemenag Lampung Tengah menunjukkan bahwa reformasi birokrasi tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan pelayanan publik semata, tetapi juga melalui penguatan tata kelola internal yang sehat, modern, dan bertanggung jawab. Ke depan, prestasi ini diharapkan menjadi energi baru untuk terus menjaga kualitas kinerja kelembagaan sekaligus menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, terpercaya, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Humas Lampung Tengah