Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Kemenag Lampung Tengah Tegaskan Madrasah Punya Peran Strategis Membentuk Generasi Berakhlak

Minggu, 24 Mei 2026 Humas Lampung Tengah Editor: Aziz
Kemenag Lampung Tengah Tegaskan Madrasah Punya Peran Strategis Membentuk Generasi Berakhlak
Humas Lampung Tengah
Humas Lampung Tengah
Foto: Zainal

Lampung Tengah, Kemenag (Humas)-- Komitmen memperkuat pendidikan Islam berbasis nilai keagamaan dan pemberdayaan masyarakat kembali ditegaskan dalam kegiatan Pengajian Akbar Yayasan Nurul Huda Sukoharjo yang dirangkaikan dengan Wisuda Purna Siswa Tahun 2026 serta Serah Terima Tanah Wakaf, Minggu (24/5/2026), di Dusun VI Suka Jawa, Kecamatan Bumi Ratu Nuban.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Staf Pendidikan Madrasah (Penmad), H. Sutiono, S.Pd.

Momentum wisuda tahun ini menjadi penanda keberhasilan Yayasan Nurul Huda dalam menuntaskan pendidikan siswa-siswi tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs), sekaligus menjadi ruang penguatan nilai-nilai keislaman melalui pengajian akbar yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.


Tidak hanya itu, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan prosesi serah terima tanah wakaf dari masyarakat kepada pihak yayasan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan lembaga pendidikan Islam di wilayah Bumi Ratu Nuban. Prosesi tersebut menjadi simbol kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap peran madrasah dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak, dan berkarakter.

Dalam sambutannya mewakili Kepala Kemenag Lampung Tengah, H. Sutiono, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas konsistensi Yayasan Nurul Huda dalam membina pendidikan Islam yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan moral dan spiritual peserta didik.

"Madrasah memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak generasi yang unggul secara intelektual sekaligus kuat dalam akhlak dan nilai keagamaan. Di tengah perkembangan zaman yang begitu cepat, pendidikan Islam harus tetap menjadi benteng moral bagi anak-anak kita," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberadaan madrasah dan pesantren tidak dapat dipisahkan dari dukungan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara lembaga pendidikan, tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan pendidikan Islam yang berkualitas dan berdaya saing.

"Kami sangat mengapresiasi semangat masyarakat yang turut mewakafkan tanah demi pengembangan lembaga pendidikan Islam. Ini bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga investasi jangka panjang dalam membangun peradaban dan mencetak generasi penerus yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat," tambahnya.

H. Sutiono juga berpesan agar amanah wakaf tersebut dapat dikelola secara profesional, transparan, dan produktif demi memperluas manfaat bagi para santri dan siswa di masa mendatang.