Lampung Utara, Kemenag (Humas). Kegiatan Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kecamatan secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara, Totong Sunardi, pada Kamis 17 April 2025. Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren Daarul Khair,
sebanyak 71 Calon Jamaah Haji mengikuti kegiatan ini. Mereka berasal dari beberapa Kantor Urusan Agama (KUA), yaitu Kecamatan Kotabumi, Kotabumi Utara, Sungkai Selatan, dan Sungkai Utara. Acara ini juga turut dihadiri oleh Kepala KUA Kecamatan-Kecamatan tersebut.
Dalam sambutannya, Totong Sunardi menyampaikan bahwa kegiatan bimbingan manasik haji merupakan bagian penting dalam upaya memberikan pemahaman menyeluruh kepada calon jemaah haji, baik dari sisi ibdah maupun teknis pelaksanaan perjalanan haji.
Dalam kesempatan ini, Kakankemenag Totong Sunardi, juga memberikan materi kepada para calon jamaah haji mengenai Hak dan Kewajiban Jamaah Haji. Dalam paparannya beliau menjelaskan beberapa point penting bahwa jemaah haji berhak mendapatkan antara lain:
1. Pembinaan, Jemaah berhak memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang benar tentang tata cara ibadah haji sesuai tuntunan syariat Islam. Pembinaan ini mencakup aspek manasik, fiqih haji, serta bimbingan spiritual dan mental.
2. Pelayanan, Jemaah haji berhak mendapatkan pelayanan yang layak dari pemerintah, mulai dari pelayanan dokumen, akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga layanan kesehatan selama pelaksanaan ibadah haji, baik di tanah air maupun di Arab Saudi.
3.Perlindungan, Pemerintah berkewajiban memberikan perlindungan kepada jemaah, baik perlindungan hukum, kesehatan, maupun keselamatan, sehingga seluruh proses ibadah dapat dijalankan dengan nyaman dan aman.
Totong juga menekankan bahwa seiring dengan hak-hak tersebut, setiap jemaah juga memiliki kewajiban untuk menjaga ketertiban, menaati aturan yang berlaku, menjaga kesehatan diri, serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kesabaran dan kebersamaan selama menjalankan ibadah haji.
Menutup materinya, Totong mengatakan melalui bimbingan manasik ini, kami berharap para jemaah dapat lebih siap secara fisik, mental, dan spiritual, sehingga mampu melaksanakan ibadah haji dengan baik dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur, ujarnya. (Dw/Ad/Mela Basyar)