Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Kemenag Tanggamus Monitoring UAN Kesetaraan di Pesantren Muhammadiyah Sabilil Muttaqien

Jumat, 02 Mei 2025 Humas Tanggamus
Kemenag Tanggamus Monitoring UAN Kesetaraan di Pesantren Muhammadiyah Sabilil Muttaqien
Humas Tanggamus
Humas Tanggamus

  Tanggamus Kemenag (Humas) -- Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (PAPKI) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, H. Muhamad Hasan Basri, S.Ag., M.Pd., melakukan monitoring pelaksanaan Ujian Akhir Nasional (UAN) Pendidikan Kesetaraan pada Rabu, 30 April 2025. Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren Muhammadiyah Sabilil Muttaqien, yang berlokasi di Jl. Irigasi, Gisting Bawah, Kecamatan Gisting.

  Monitoring dilakukan bersama tim pelaksana PAPKI Kemenag Tanggamus untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan sesuai prosedur dan standar yang telah ditetapkan. UAN Pendidikan Kesetaraan ini ditujukan bagi santri tingkat Wustha, setara dengan jenjang pendidikan SMP.

  Dalam kesempatan tersebut, H. Muhamad Hasan Basri menyampaikan pentingnya kegiatan monitoring sebagai bentuk pengawasan dan pendampingan terhadap lembaga pendidikan nonformal berbasis pesantren. “Kami ingin memastikan bahwa proses ujian berlangsung dengan lancar, tertib, dan menjunjung tinggi prinsip kejujuran. Ini bagian dari upaya kami menjaga kualitas pendidikan di pesantren,” ujarnya.

  Pesantren Muhammadiyah Sabilil Muttaqien menjadi salah satu lembaga yang konsisten menyelenggarakan program kesetaraan pendidikan di wilayah Tanggamus. Meski dengan keterbatasan fasilitas, para santri menunjukkan semangat dan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti ujian. Situasi di ruang ujian berlangsung kondusif dan terpantau baik oleh tim monitoring.

  Selain memantau teknis pelaksanaan ujian, Hasan Basri juga berdialog dengan para pengelola pesantren dan panitia pelaksana. Ia memberikan apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendukung program pendidikan kesetaraan, serta mendorong agar kolaborasi antara pesantren dan Kementerian Agama terus diperkuat.

  Mengakhiri kunjungannya, Hasan Basri berharap para santri dapat meraih hasil terbaik dalam ujian tersebut dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. “Pendidikan kesetaraan di pesantren tidak hanya membentuk kecerdasan intelektual, tapi juga karakter dan spiritualitas generasi muda. Ini harus kita dukung bersama,” tutupnya.(Frans/Mela Basyar)