Tanggamus Kemenag (Humas) --
Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (PAPKI) Kantor Kementerian
Agama Kabupaten Tanggamus, H. Muhamad Hasan Basri, S.Ag., M.Pd., melakukan
monitoring pelaksanaan Ujian Akhir Nasional (UAN) Pendidikan Kesetaraan pada
Rabu, 30 April 2025. Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren Muhammadiyah
Sabilil Muttaqien, yang berlokasi di Jl. Irigasi, Gisting Bawah, Kecamatan
Gisting.
Monitoring dilakukan bersama tim pelaksana PAPKI Kemenag Tanggamus untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan sesuai prosedur dan standar yang telah ditetapkan. UAN Pendidikan Kesetaraan ini ditujukan bagi santri tingkat Wustha, setara dengan jenjang pendidikan SMP.
Dalam kesempatan tersebut, H.
Muhamad Hasan Basri menyampaikan pentingnya kegiatan monitoring sebagai bentuk
pengawasan dan pendampingan terhadap lembaga pendidikan nonformal berbasis
pesantren. “Kami ingin memastikan bahwa proses ujian berlangsung dengan lancar,
tertib, dan menjunjung tinggi prinsip kejujuran. Ini bagian dari upaya kami
menjaga kualitas pendidikan di pesantren,” ujarnya.
Pesantren Muhammadiyah Sabilil Muttaqien menjadi salah satu lembaga yang
konsisten menyelenggarakan program kesetaraan pendidikan di wilayah Tanggamus.
Meski dengan keterbatasan fasilitas, para santri menunjukkan semangat dan
antusiasme yang tinggi dalam mengikuti ujian. Situasi di ruang ujian
berlangsung kondusif dan terpantau baik oleh tim monitoring.
Selain memantau teknis pelaksanaan ujian, Hasan Basri juga berdialog
dengan para pengelola pesantren dan panitia pelaksana. Ia memberikan apresiasi
atas dedikasi mereka dalam mendukung program pendidikan kesetaraan, serta
mendorong agar kolaborasi antara pesantren dan Kementerian Agama terus
diperkuat.
Mengakhiri kunjungannya, Hasan Basri berharap para santri dapat meraih hasil terbaik dalam ujian tersebut dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. “Pendidikan kesetaraan di pesantren tidak hanya membentuk kecerdasan intelektual, tapi juga karakter dan spiritualitas generasi muda. Ini harus kita dukung bersama,” tutupnya.(Frans/Mela Basyar)