Tanggamus (Humas) – Dalam upaya
meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan serta mendukung implementasi sistem
transaksi non-tunai di lingkungan Kementerian Agama, Kantor Kemenag Kabupaten
Tanggamus menugaskan empat pegawainya untuk mengikuti kegiatan sosialisasi
QLOLA (Cash Management System) dari Bank BRI.
Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 24 Juli 2025, bertempat di Aula Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bandar Lampung, dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Sosialisasi ini mengangkat tema pengelolaan rekening dan penguatan gerakan Zero Retur sebagai bagian dari reformasi pengelolaan keuangan negara.
Adapun peserta dari Kemenag
Tanggamus yang mengikuti kegiatan ini adalah Rusli, S.E., M.M. (Bendahara
Pengeluaran), Dina Noviana, S.E., M.M. (BPP Seksi Bimas), Dicki Sabda Syuhada,
S.Pd.Jas (BPP Seksi Penmad), dan Novaria Rohmawati, S.H.I. (BPP Seksi PHU).
Program QLOLA BRI sendiri
merupakan sistem manajemen kas digital terintegrasi yang dirancang untuk
mempermudah lembaga pemerintah dalam mengelola rekening dan transaksi keuangan
secara real-time, serta mendukung implementasi prinsip zero retur dalam
pelaporan keuangan.
Kepala Kantor Kemenag Tanggamus,
Mahmuddin Aris Rayusman, menyampaikan pentingnya partisipasi aktif pegawai
dalam kegiatan sosialisasi semacam ini. Menurutnya, pemahaman terhadap sistem
keuangan digital merupakan kunci dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas
keuangan lembaga.
“Melalui kegiatan ini, kita
berharap SDM keuangan di Kemenag Tanggamus semakin siap menghadapi tantangan
digitalisasi sistem pengelolaan keuangan dan mampu menjalankan kebijakan zero
retur secara tepat,” ujarnya.
Kemenag Tanggamus terus
berkomitmen memperkuat kapasitas aparatur dalam bidang keuangan dan tata
kelola, sebagai bagian dari langkah strategis menuju pemerintahan yang bersih,
efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.(Frans/Mela Basyar)