Bandar Lampung, Kemenag (Humas) --- Kepala Kantor Kementerian Agama
(Kankemenag) Kota Bandar Lampung, Makmur, menghadiri sekaligus membuka kegiatan
Sosialisasi Penguatan Pendidikan Karakter melalui Nonton Bareng (Nobar) Film
“Juara Sejati”, Rabu (15/1/2025).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diselenggarakan di Bioskop
CGV Transmart Lampung dan diinisiasi oleh PT Alamanda Production, dengan Erlita
Zein selaku Person in Charge (PIC) wilayah Kota Bandar Lampung.
Dalam kegiatan ini, Kepala Kankemenag didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha, Kasimun, serta Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad), Said Karimin, Turut hadir perwakilan Dinas Pendidikan, Sesepuh PuJaKeSuma, Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) se-Kota Bandar Lampung, para Kepala Madrasah, guru pendamping, serta siswa madrasah jenjang MIN, MTsN, dan MAN se-Kota Bandar Lampung.
Dalam sambutannya, Makmur menegaskan bahwa penguatan pendidikan karakter
merupakan bagian penting dari proses pendidikan yang harus dilakukan secara
berkelanjutan. Menurutnya, film dapat menjadi media edukatif yang efektif untuk
menanamkan nilai moral, integritas, kerja keras, dan keteladanan kepada peserta
didik.
“Melalui film yang inspiratif, peserta didik tidak hanya memperoleh
hiburan, tetapi juga pembelajaran nilai karakter yang relevan dengan kehidupan
sehari-hari,” ujarnya.
Makmur mengapresiasi inisiatif PT Alamanda Production yang menghadirkan
kegiatan edukatif berbasis tontonan berkualitas serta mendorong kolaborasi
lintas sektor dalam mendukung pendidikan madrasah.
Sementara itu, Erlita Zein, PIC PT Alamanda Production wilayah Kota Bandar Lampung, menjelaskan bahwa film “Juara Sejati” mengusung pesan tentang perjuangan, sportivitas, kejujuran, dan semangat pantang menyerah dalam meraih cita-cita. Ia berharap siswa mampu mengimplementasikan nilai-nilai positif tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Film “Juara Sejati” mengangkat kisah inspiratif tentang perjalanan seorang
anak muda menghadapi tantangan hidup dengan menjunjung kejujuran, disiplin, dan
keberanian. Film ini diharapkan menjadi sarana refleksi sekaligus motivasi bagi
generasi muda.
Kegiatan ini menjadi upaya konkret mendukung Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) melalui pendekatan kreatif serta mempererat sinergi antar pemangku kepentingan. (Humas)