Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Kepala Kemenag Tulang Bawang Tekankan Peningkatan Kompetensi Guru PAI Melalui Sosialisasi Permendikbudristek No. 19 Tahun 2024

Rabu, 07 Agustus 2024 Humas Tulang Bawang
Kepala Kemenag Tulang Bawang Tekankan Peningkatan Kompetensi Guru PAI Melalui Sosialisasi Permendikbudristek No. 19 Tahun 2024
Humas Tulang Bawang
Humas Tulang Bawang

Tulang Bawang, Kemenag (Humas) -  Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang, A. Jalaluddin, memberikan arahan penting dalam kegiatan Sosialisasi Permendikbudristek No. 19 Tahun 2024 yang diselenggarakan pada hari ini, Rabu 07 Agustus 2024

Acara ini dihadiri oleh seluruh Pejabat Kankemenag, Pengawas, Ketua Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam (AGPAI) Kabupaten Tulang Bawang, Ketua AGPAI 15 kecamatan, serta seluruh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang telah lulus pre-tes.

Dalam laporanya Kasi Papki Sumar, mengatakan guru PAI yang sudah lulus prites baik yang berstatus PNS, PPPK maupun PPNPN, ada 50 orang yang hadir hari ini. Program profesi guru adalah program yang sangat ditunggu  tunggu oleh kawan - kawan guru PAI terutama yang sudah lulus prites sebanyak 210 orang.

Peratarun Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Tehnologi tahun 2024 terkait dengan profesi guru, untuk itu kawan - kawan yang 50 orang ini dan terdapat 15 orang, sehingga jumlahnya 65 orang.

Bapak ibu yang hadir pada hari ini, dimohon untuk menjadi duta kami untuk menyampaikan informasi kepada kawan - kawan supaya tidak terjadi informasi  yang tidak mis terhadap adanya program pendidikan profesi guru.”ungkap sumar.


Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kakankemenag, dalam penyampaiannya, Jalaluddin menekankan pentingnya para guru, khususnya guru PAI, untuk terus meningkatkan kompetensi di berbagai aspek, seperti kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Selain itu, beliau juga menegaskan bahwa sebagai guru agama Islam, penghayatan terhadap nilai - nilai spiritualitas serta kemampuan kepemimpinan juga harus ditingkatkan.

Jalaluddin menyebutkan bahwa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan salah satu upaya yang strategis untuk meningkatkan kompetensi dan memberikan pengakuan profesional bagi guru. Melalui PPG, guru dapat memperoleh sertifikasi profesi yang akan berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan mereka. "Dengan regulasi yang baru, kita berharap peluang guru PAI di Tulang Bawang untuk mengikuti PPG dapat terwujud," ujar Jalaluddin.

Beliau juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 50 guru di Tulang Bawang yang sudah lulus pre-tes dan layak diusulkan untuk mengikuti PPG. Namun, proses pengusulan tersebut masih terkendala masalah anggaran, terutama karena penganggaran secara mandiri untuk Kementerian Agama belum diperbolehkan.

Sementara anggaran PPG dengan Skema APBD Tulang Bawang belum mendapat resfon dari pemda dikarenakan ketidak tersediaan anggaran.”tuturnya


Dalam acara ini, peserta diharapkan dapat mengikuti sosialisasi dengan serius agar dapat memahami dengan lebih baik terkait upaya peningkatan kompetensi guru, terutama dalam kaitannya dengan kurikulum yang semakin adaptif dan digital.

Jalaluddin juga berpesan agar peserta yang hadir, sebagai perwakilan dari seluruh guru PAI di Tulang Bawang, mampu menyebarluaskan informasi mengenai aturan baru ini kepada rekan - rekan guru lainnya.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen Kemenag Tulang Bawang dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di wilayahnya melalui berbagai program strategis dan sosialisasi regulasi terbaru.

Beliau juga menekankan bahwa guru PAI harus menjadi contoh teladan, tidak hanya di lingkungan tugas, tetapi juga di masyarakat. "Guru PAI memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan nilai-nilai keagamaan pada peserta didik, oleh karena itu mereka harus mampu menjadi panutan yang baik bagi lingkungan sekitar," tegas Jalaluddin.(dody)