Jl. P. Emir Moh. Noer No.81, Sumur Putri, Kec. Telukbetung Selatan, Kota Bandar Lampung, Lampung 35211 kemenagkotabalam01@gmail.com

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Ketua DWP Kemenag Kota Bandar Lampung, Hj. Zainab Dikukuhkan sebagai Bunda Inklusi, Perkuat Komitmen Layanan Ramah Kelompok Rentan

Rabu, 11 Februari 2026 Humas Bandar Lampung
Ketua DWP Kemenag Kota Bandar Lampung, Hj. Zainab Dikukuhkan sebagai Bunda Inklusi, Perkuat Komitmen Layanan Ramah Kelompok Rentan
Humas Bandar Lampung
Humas Bandar Lampung

Bandar Lampung, Kemenag (Humas) — Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Hj. Zainab, S.Ag., M.Sos.I., resmi dikukuhkan sebagai Bunda Inklusi dalam kegiatan Penyematan Bunda Inklusi Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung Tahun 2026. Pengukuhan dilakukan oleh Ketua DWP Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Ny. Siti Aisyah Zulkarnain, di Ballroom Krakatau Swiss-Belhotel Lampung, Rabu (11/2/2026).

Prosesi ditandai dengan penyematan selempang sebagai simbol amanah dan tanggung jawab moral dalam memperkuat nilai-nilai inklusivitas di lingkungan Kementerian Agama. Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan penguatan komitmen layanan ramah kelompok rentan di satuan kerja Kemenag kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.


Penyematan Bunda Inklusi merupakan penganugerahan simbolik kepada tokoh perempuan strategis sebagai figur penggerak dan pelindung nilai inklusivitas, khususnya dalam pemenuhan hak penyandang disabilitas, anak berkebutuhan khusus, perempuan dan anak, lansia, serta kelompok minoritas sosial. Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, tetapi peneguhan peran advokatif, inspiratif, dan edukatif dalam mendorong kebijakan serta budaya kerja yang adil, setara, dan bebas diskriminasi.

Secara filosofis, “Bunda” dimaknai sebagai sosok penuh kasih, pelindung, dan pengasuh tanpa diskriminasi, sedangkan “inklusi” bermakna penerimaan terhadap keberagaman, kesetaraan akses, serta penghapusan stigma. Bunda Inklusi hadir memastikan tidak ada satu pun yang tertinggal dalam pelayanan dan pembangunan.

Pengukuhan ini bertujuan menguatkan komitmen moral dan sosial terhadap pembangunan inklusif, mendorong lahirnya program ramah disabilitas, serta menumbuhkan kolaborasi lintas sektor—pemerintah, pendidikan, keagamaan, dan masyarakat.


Sebagai Bunda Inklusi, Hj. Zainab diharapkan aktif mengadvokasi layanan publik yang aksesibel, mendukung pendidikan inklusif di madrasah, membangun lingkungan kerja ramah disabilitas, serta menjadi jembatan antara masyarakat dan pengambil kebijakan.

Nilai inklusi selaras dengan prinsip keadilan, rahmah, dan kemaslahatan umat, sebagaimana pesan Rasulullah SAW bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya. Momentum ini menegaskan komitmen Kemenag Kota Bandar Lampung menghadirkan pelayanan keagamaan yang humanis dan berkeadilan. (Humas)

Editor: Fadilah