Bandar Lampung, Kemenag (Humas) — Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP)
Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Hj. Zainab, S.Ag., M.Sos.I.,
resmi dikukuhkan sebagai Bunda Inklusi dalam kegiatan Penyematan Bunda Inklusi
Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung Tahun 2026. Pengukuhan dilakukan oleh Ketua
DWP Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Ny. Siti Aisyah Zulkarnain, di Ballroom Krakatau
Swiss-Belhotel Lampung, Rabu (11/2/2026).
Prosesi ditandai dengan penyematan selempang sebagai simbol amanah dan tanggung jawab moral dalam memperkuat nilai-nilai inklusivitas di lingkungan Kementerian Agama. Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan penguatan komitmen layanan ramah kelompok rentan di satuan kerja Kemenag kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Penyematan Bunda Inklusi merupakan penganugerahan simbolik kepada tokoh
perempuan strategis sebagai figur penggerak dan pelindung nilai inklusivitas,
khususnya dalam pemenuhan hak penyandang disabilitas, anak berkebutuhan khusus,
perempuan dan anak, lansia, serta kelompok minoritas sosial. Pengukuhan ini
bukan sekadar seremoni, tetapi peneguhan peran advokatif, inspiratif, dan
edukatif dalam mendorong kebijakan serta budaya kerja yang adil, setara, dan
bebas diskriminasi.
Secara filosofis, “Bunda” dimaknai sebagai sosok penuh kasih, pelindung,
dan pengasuh tanpa diskriminasi, sedangkan “inklusi” bermakna penerimaan
terhadap keberagaman, kesetaraan akses, serta penghapusan stigma. Bunda Inklusi
hadir memastikan tidak ada satu pun yang tertinggal dalam pelayanan dan
pembangunan.
Pengukuhan ini bertujuan menguatkan komitmen moral dan sosial terhadap pembangunan inklusif, mendorong lahirnya program ramah disabilitas, serta menumbuhkan kolaborasi lintas sektor—pemerintah, pendidikan, keagamaan, dan masyarakat.
Sebagai Bunda Inklusi, Hj. Zainab diharapkan aktif mengadvokasi layanan
publik yang aksesibel, mendukung pendidikan inklusif di madrasah, membangun
lingkungan kerja ramah disabilitas, serta menjadi jembatan antara masyarakat
dan pengambil kebijakan.
Nilai inklusi selaras dengan prinsip keadilan, rahmah, dan kemaslahatan umat, sebagaimana pesan Rasulullah SAW bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya. Momentum ini menegaskan komitmen Kemenag Kota Bandar Lampung menghadirkan pelayanan keagamaan yang humanis dan berkeadilan. (Humas)
Editor: Fadilah