Tulang Bawang Barat, Kemenag (Humas) -- Menjelang waktu berbuka puasa, Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Ustadz Muhammad Nursalim, S. Ag., menyampaikan ceramah dengan tema "Persiapan Bekal Menghadapi 1 Syawal". Ceramah disiarkan langsung melalui Radio Elegan pada Minggu Sore (30/3/2025).
Dalam ceramahnya, Ustadz Muhammad Nursalim menekankan pentingnya tiga aspek utama dalam mempersiapkan diri menjelang Idul Fitri, yaitu persiapan spiritual, sosial, dan fisik.
Pertama, Persiapan Spiritual, yang meliputi menjaga Ketaqwaan. Menjalani ibadah dengan penuh keikhlasan dan menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, menjaga Keikhlasan dan Keberkahan. Memastikan setiap amal yang dilakukan bersumber dari hati yang ikhlas agar mendapatkan keberkahan dan dengan tobat dan Memperbanyak Istighfar. Memohon ampun atas dosa-dosa yang telah dilakukan dan memperbanyak istighfar sebagai bentuk pembersihan jiwa, serta berbagi Kebahagiaan dan Kasih Sayang. Memberikan sedekah dan berbagi dengan sesama sebagai wujud kepedulian sosial.
Kedua, Persiapan Sosial, yang meliputi, mempererat Silaturrahmi. Mengunjungi sanak saudara serta menjaga hubungan baik dengan sesama, menjaga Adab Berkunjung. Bertamu dengan sopan santun, menghormati tuan rumah, dan tidak mengganggu waktu istirahat mereka,serta Menghindari Pemborosan. Mengelola pengeluaran dengan bijak dan tidak berlebihan dalam berbelanja kebutuhan Hari Raya.
Ketiga, bekal fisik untuk memenuhi kebutuhan makanan dan pakaian. Menyiapkan bahan makanan secukupnya dan memilih pakaian yang sederhana tetapi bersih dan layak, serta Menjaga kesehatan. Memastikan tubuh tetap bugar dengan pola makan yang sehat serta istirahat yang cukup menjelang Idul Fitri.
Ustadz Muhammad Nursalim juga mengingatkan agar umat Islam tetap menjaga esensi Idul Fitri sebagai hari kemenangan yang penuh makna. Beliau mengajak seluruh jamaah untuk tidak hanya fokus pada perayaan, tetapi juga meningkatkan kualitas ibadah dan hubungan sosial. (Nf/Ea)
Editor: Aditya Catur