Tanggamus Kemenag (Humas) --
Sebanyak 200 anak yatim di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Tanggamus dan masyarakat sekitar menerima bingkisan berupa paket pendidikan
dalam rangka memperingati Lebaran Anak Yatim. Pj. Bupati Tanggamus, Dr. Mulyadi
Irsan, M.T., didampingi Kepala Kantor Dr. H. Mahmuddin Aris Rayusman, M.Pd.I
secara langsung menyerahkan bingkisan tersebut dalam sebuah acara yang penuh
kebersamaan.
Acara ini turut dihadiri oleh Kasubbag TU H. Mardanus, S.Ag., M.M., beserta para Kasi dan Penyelenggara, Kepala KUA, Ketua DWP, Pokjawas, Ketua MUI, Ketua Baznas, Ketua LazisNU, Ketua LazisMU, dan segenap peserta undangan lainnya. Kehadiran para pejabat dan tokoh masyarakat ini menunjukkan komitmen bersama dalam memberikan perhatian dan dukungan kepada anak-anak yatim.
Dr. Mulyadi Irsan, M.T., dalam
sambutannya, menyampaikan harapannya agar bingkisan paket pendidikan ini dapat
memberikan semangat dan dukungan kepada anak-anak yatim dalam melanjutkan
pendidikan mereka. "Anak-anak yatim adalah bagian dari masa depan bangsa.
Dengan memberikan perhatian dan dukungan, kita berharap mereka dapat terus
semangat dalam belajar dan meraih cita-cita mereka," ujarnya.
Dr. H. Mahmuddin Aris Rayusman, M.Pd.I, menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. "Kebersamaan dan kepedulian sosial adalah nilai-nilai yang harus terus kita jaga. Semoga dengan adanya acara ini, tali silaturahmi kita semakin erat," tuturnya.
Kegiatan yang berlangsung di
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus ini mendapat apresiasi positif
dari masyarakat. Anak-anak yatim yang menerima bingkisan tampak gembira dan
bersemangat. Paket pendidikan yang diberikan berupa perlengkapan sekolah seperti
buku, alat tulis, dan tas, yang diharapkan dapat menunjang mereka dalam proses
belajar di sekolah.
Lebaran Anak Yatim ini menjadi momen penting untuk berbagi kebahagiaan dan memberikan dukungan nyata kepada anak-anak yatim di Kabupaten Tanggamus. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi anak-anak yatim serta memperkokoh hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.(Frans/Mela Basyar)