Bandar Lampung, Kemenag (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag)
Kota Bandar Lampung, Drs. H. Makmur, M.Ag, memimpin Rapat Koordinasi
Penyambutan Kepulangan Jamaah Haji 2025 di Masjid Al Amal Kantor Kemenag, Kamis
(12/06/2025). Rapat dihadiri Kasubbag Tata Usaha, Kasimun, Kasi Penyelenggaraan
Haji dan Umrah (PHU), Musal Badri Kesuma, serta jajaran Panitia Penyelenggara
Ibadah Haji (PPIH) Kota Bandar Lampung.
Makmur menekankan koordinasi ketat untuk kelancaran penerimaan jamaah, terutama distribusi koper dan air zamzam. “Penerimaan jamaah relatif mudah, tetapi distribusi koper sering terkendala keterlambatan atau koper yang tidak diambil. Evaluasi pengalaman sebelumnya, libatkan ketua rombongan untuk koper tertinggal lebih dari dua jam, dan siapkan hal lainnya untuk yang bertugas hingga malam,” ujarnya.
Kasimun menyampaikan, PPIH telah menyiapkan fasilitas di Asrama Haji
Rajabasa meski dua gedung tidak dapat digunakan. “Kami berkoordinasi dengan
Dinas Kesehatan untuk melayani jamaah lansia dan difabel. Jadwal petugas padat,
terutama di hari libur, karena adanya undangan dan lain-lain,” katanya.
Musal Badri Kesuma melaporkan, jumlah jamaah haji Kota Bandar Lampung
awalnya 1.471 orang (659 pria, 812 wanita), namun berkurang menjadi 1.469 orang
akibat meninggalnya dua jamaah, Satiman Sanmurdja Arsadi (JKG 42) dan Erjati
Abbas (JKG 38). “Kepulangan Gelombang I dimulai 13 Juni 2025 dari Jeddah, diikuti
Gelombang II mulai 27 Juni 2025 dari Madinah. Air zamzam 5 liter per jamaah
telah diamankan untuk 1.469 jamaah di Asrama Haji Rajabasa,” jelasnya. Barang
bawaan seperti termos logam dan rokok yang dilarang telah dikoordinasikan untuk
mencegah masalah.
Makmur berharap petugas PPIH bekerja maksimal demi pelayanan terbaik. “Semoga jamaah kembali selamat, sehat, dan meraih haji mabrur. Fokus kita pada penanganan jamaah serta distribusi koper dan air zamzam yang lancar,” tutupnya. (Mushollin)