Bandar Lampung, Kemenag (Humas) --- Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka
KanKemenag) Kota Bandar Lampung, Makmur, menyampaikan sambutan dalam acara
Sosialisasi Metode Gasing dan Pembinaan Sub KKM MIN 2 Bandar Lampung, Rabu
(25/09/2024).
Acara ini dihadiri oleh Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Bandar Lampung, Untung Pribadi, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Bandar Lampung, Said Karimin, Pengawas Madrasah, Masniati, serta para kepala madrasah. Sebanyak 35 guru matematika dari 14 Madrasah Ibtidaiyah di bawah KKM MIN 2 Bandar Lampung turut serta dalam kegiatan ini.
Dalam amanahnya, Makmur menegaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk
meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan madrasah. Ia menyebutkan
beberapa syarat penting yang harus dipenuhi untuk mewujudkan pendidikan yang
berkualitas.
"Syarat pertama adalah guru yang berkualitas. Guru harus selalu
memperbarui pengetahuannya, berinovasi, profesional, dan disiplin. Pendidikan
yang transformasional membutuhkan guru yang terus mengikuti perkembangan
informasi, karena perubahan terjadi sangat cepat," ujarnya.
Makmur juga menyampaikan bahwa Bandar Lampung merupakan barometer
pendidikan di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Lampung.
Syarat kedua, lanjutnya, adalah kurikulum yang terintegrasi dan tersusun dengan baik serta relevan dengan perkembangan zaman. Syarat ketiga adalah fasilitas pembelajaran yang memadai, yang dapat menunjang proses pendidikan.
Selain itu, Makmur menekankan pentingnya media pembelajaran modern serta
dukungan psikologis dan emosional bagi siswa agar suasana belajar menjadi
menyenangkan.
"Metode Gasing bukan hanya mengasikkan, tapi juga menyenangkan,"
kata Makmur.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya keseimbangan antara kurikulum dan
kegiatan ekstrakurikuler, agar minat dan bakat siswa dapat tersalurkan dengan
baik. Terakhir, Makmur menekankan pentingnya membangun kemitraan dengan
berbagai sektor melalui kerja sama (MoU) untuk meningkatkan kualitas
pendidikan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan madrasah di Kota Bandar Lampung dapat terus meningkatkan kualitasnya dan tidak hanya setara dengan madrasah lain, tetapi juga lebih unggul. (Mushollin)
Editor : Fadilah