Bandar Lampung, Kemenag (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota
Bandar Lampung, Makmur, menyematkan penghargaan kepada tiga siswa Madrasah
Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Bandar Lampung yang telah menorehkan prestasi
gemilang dalam Kejuaraan Nasional Bela Negara Piala Menteri Pertahanan (Menhan)
Tahun 2025. Penyematan dilakukan usai pelaksanaan upacara bendera di lapangan
madrasah, Senin (4/8/2025).
Prestasi membanggakan tersebut diraih dalam ajang bergengsi tingkat
nasional yang berlangsung di Palembang, dan diikuti oleh para atlet muda dari
berbagai provinsi di Indonesia. Ketiga siswa tersebut sukses mengharumkan nama
madrasah dan daerah melalui cabang olahraga taekwondo.
Adapun para siswa peraih penghargaan adalah:
1. Muhammad Abdul Aziz Suprayitno –
Juara 1 Poomsae Taeguk 3
2. Refan Nurfadly – Juara 1 Kyourugi Junior Putra Prestasi
3. Zahara Alifah Qurana – Juara 3 Kyourugi Cadet Putri Semi Prestasi
Dalam amanatnya, Makmur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas
capaian para siswa, serta menekankan pentingnya semangat juang, kedisiplinan,
dan akhlak yang baik dalam mengiringi setiap langkah menuju prestasi.
“Kami sangat bangga atas pencapaian ini. Ini bukti bahwa siswa madrasah
mampu bersaing dan unggul di kancah nasional. Semoga prestasi ini menjadi
motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berkarya dan menjaga semangat belajar,”
ujar Makmur.
Tak hanya memberikan penghargaan, Makmur juga menyampaikan lima pesan
inspiratif sebagai bekal hidup sukses bagi seluruh siswa. Kelima pesan tersebut
adalah: taat kepada Allah SWT, berbakti kepada orang tua, menghormati guru,
rajin belajar, dan menjaga akhlak serta pergaulan yang baik.
Sementara itu, Kepala MTsN 1 Bandar Lampung menyampaikan rasa bangganya
terhadap prestasi para siswa dan menyatakan bahwa madrasah terus mendukung
pengembangan minat, bakat, dan karakter siswa baik dalam bidang akademik maupun
non-akademik.
Upacara berlangsung khidmat dan menjadi momentum membangkitkan semangat juang seluruh warga madrasah untuk terus berprestasi dan menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman serta kebangsaan. (Mushollin/Ali)