Lampung Utara, Kemanag (Humas). Melaui seksi Pendidikan Madrasah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara melaksanakan kegiatan Pembinaan Pra – Penilaian Kinerja Kepala Madrasah Negeri di Kabupaten Lampung Utara. bertempat di Aula Gedung PLHUT, Kamis 05 Desember 2024.
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Lampung Utara Totong Sunardi, Kasubbag Tata Usaha Nang Sukarman, Kasi Penmad Herry Setiawan, Kapokjawas Tumadi serta Kepala Madrasah Negeri dan Kepala Tu, serta Waka Kurikulum se- Kabupaten Lampung Utara.
Dalam sambutan Kasi Penmad Herry Setiawan melaporkan bahwa ada 5 Komponen Penilaian Kinerja Kepala Madrsah (PKKM) meliputi usaha pengembangan madrasah, pelaksanaan tugas manajerial, pengembangan kewirausahaan, supervise kepada guru dan tenaga kependidikan, dan hasil kinerja kepala madrasah. Selain itu Kepala Madrasah selaku manager mempunyai tugas yakni menyusun perencanaan, mengorganisasi kegiatan, mengarahkan/mengendalikan kegiatan, mengkoordinasikan kegiatan, melaksanakan pengawasan, menentukan kebijaksanaan, mengadakan rapat mengambil keputusan dan mengatur proses belajar mengajar. Tuturnya
Sementara dalam arahannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Totong Sunardi menyampaikan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) merupakan sebuah proses pengumpulan, pengolahan, analisis dan interpretasi data tentang kualitas Kepala Madrasah dalam melaksanakan tugas sebagai Kepala Madrasah. Penilaian dilakukan secara berkala baik itu tahunan maupun 4 tahunan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas kinerja Kepala Madrasah. Oleh karena itu penilaian kinerja Kepala Madrasah bukan hanya sekedar formalitas tetapi upaya nyata dalam memastikan setiap madrasah mampu memberikan layanan pendidikan terbaik sesuai standar yang telah ditetapkan. Ikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya agar membawa manfaat besar bagi peningkatan kualitas pendidikan di madrasah. Ucapnya
Lebih lanjut Totong juga menyampaikan pesan Menteri Agama yang harus disampaikan kepada para Kepala Madrasah agar melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya, dengan transparan, akuntabel dan kepastian. Tingkatkan kualitas pendidikan karena saat ini masyarakat sudah memberikan harapan besar kepada Kementerian Agama, Selain itu sebagai Pemimpin juga harus berfikir makro dan bertindak mikro serta harus berfikir dalam konteks Keindonesiaan. Imbuhnya
Sebagai penutup Totong juga menyampaikan terkait Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Ke-79 agar bersama-sama mendukung rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan. (Dw/Ad/Mela Basyar)