Bandar Lampung, Kemenag (Humas) --- Banjir yang melanda pada Senin, 21 April 2025, meninggalkan duka mendalam bagi Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIMA) Slirit Panjang, Kota Bandar Lampung. Air yang meluap deras secara tak terduga meluluhlantakkan gedung madrasah, menyisakan kerusakan parah. Musibah ini menggugah solidaritas keluarga besar Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandar Lampung untuk mengulurkan tangan membantu.
Bertepatan dengan Hari Pendidikan
Nasional, Jumat, 2 Mei 2025, Kepala Kemenag Kota Bandar Lampung bersama jajaran
dan komunitas madrasah setempat secara spontan dan sukarela mengumpulkan
donasi. Bantuan yang disalurkan berupa uang tunai, PC komputer, laptop,
printer, alat tulis kantor (ATK), serta pakaian layak pakai, sebagai wujud
kepedulian untuk meringankan beban madrasah terdampak.
Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Kota
Bandar Lampung menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa MIMA Slirit
Panjang. “Kami turut berduka atas musibah ini. Semoga Allah memberikan
kesabaran dan menggantikan dengan yang lebih baik,” ujarnya dengan penuh harap.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan
Madrasah (Penmad) Kemenag Kota Bandar Lampung, Said Karimin, dalam wawancara
menyampaikan harapannya agar bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.
“Semoga bantuan ini mendukung kelancaran proses pembelajaran di madrasah dan
digunakan sesuai kebutuhan,” tuturnya.
Aksi solidaritas ini tidak hanya menjadi wujud nyata kepedulian, tetapi juga memaknai Hari Pendidikan Nasional dengan semangat gotong royong untuk memajukan pendidikan di tengah cobaan. (Mushollin)
Editor : Fadilah