Tanggamus Kemenag (Humas) --
Suasana hangat menyelimuti aula tempat
bimbingan manasik haji dilaksanakan ketika Dr. H. Mahmuddin Aris Rayusman,
M.Pd.I, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, tampil memberikan
materi bertema “Hak dan Kewajiban Jamaah Haji” di Talang Padang. Acara ini
menjadi momen penting bagi para calon jamaah untuk memperdalam pemahaman
spiritual sekaligus teknis sebelum menuju Tanah Suci.
Dalam penyampaiannya yang penuh semangat, Dr. Mahmuddin mengajak para jamaah untuk tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga secara mental dan rohani. “Menjadi tamu Allah adalah kehormatan besar. Maka persiapkan diri, bukan hanya koper dan pakaian, tapi juga ilmu dan hati,” ungkapnya, disambut anggukan penuh antusias dari peserta.
Ia menjelaskan bahwa jamaah
memiliki hak atas layanan maksimal dari pemerintah seperti fasilitas kesehatan,
transportasi yang nyaman, serta akomodasi yang layak. Namun di sisi lain,
kewajiban seperti disiplin waktu, menjaga sikap selama ibadah, hingga saling
menghormati antar sesama jamaah juga harus dijunjung tinggi.
Tak hanya menyampaikan teori, Dr.
Mahmuddin juga menyisipkan kisah-kisah inspiratif dari pengalaman para jamaah
terdahulu. Mulai dari tantangan cuaca ekstrem di Arafah, hingga bagaimana
kekompakan kelompok menjadi kunci kelancaran ibadah. Cerita-cerita ini membuat
suasana menjadi hidup dan menyentuh hati para calon jamaah.
Peserta pun tampak begitu
terlibat—banyak yang mencatat, mengangguk penuh perhatian, bahkan tak sedikit
yang mengajukan pertanyaan di sesi diskusi. Bagi mereka, momen ini bukan
sekadar pembekalan, tapi juga penyemangat untuk menjalani ibadah haji dengan hati
yang lebih mantap.
Program manasik ini merupakan bagian dari komitmen Kemenag Tanggamus dalam membentuk jamaah yang mandiri, berilmu, dan siap secara lahir batin. “Kami ingin memastikan, jamaah dari Tanggamus tidak hanya berangkat dan pulang, tapi pulang dengan predikat haji yang mabrur,” tutup Dr. Mahmuddin dengan penuh harap. (frans/Mela Basyar)