Bandar Lampung, Kemenag (Humas) --- Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kemenag Kota Bandar Lampung, Said Karimin, bersama tim melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) penggunaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di MTsN 1 Bandar Lampung pada Rabu, 9 Juli 2025. Kegiatan ini bertujuan memastikan pengelolaan dana BOS berjalan transparan, akuntabel, dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Kepala MTsN 1, Hartawan, menyampaikan bahwa dana BOS dimanfaatkan secara
optimal untuk operasional madrasah, pengembangan sarana prasarana, dan
peningkatan mutu pembelajaran. "Kami berkomitmen mengelola dana BOS sesuai
pedoman untuk memberikan manfaat maksimal bagi siswa dan tenaga pendidik,"
ujarnya.
Kasi Penmad, Said Karimin, menegaskan pentingnya tata kelola keuangan yang transparan dan berbasis data valid. "Pengelolaan dana BOS harus akuntabel untuk mendukung operasional dan pembangunan madrasah. Data EMIS 4.0 yang akurat menjadi kunci alokasi dana, penerbitan ijazah, dan pengambilan kebijakan," katanya.
Monev ini juga menyoroti peningkatan literasi siswa, kompetensi guru, dan
transformasi digital. Said Karimin menekankan perlunya program literasi digital
untuk melatih siswa berpikir kritis melalui pendekatan berbasis konteks nyata.
Untuk guru, pelatihan seperti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) menjadi
fokus untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Sistem EMIS 4.0 dioptimalkan
untuk pengelolaan data yang efisien, dengan guru diminta memperbarui data
melalui akun EMIS.
Tantangan seperti ketergantungan madrasah swasta pada infak masyarakat dan keterbatasan kompetensi guru diatasi melalui rekomendasi bantuan langsung, pelatihan anggaran, dan pendampingan intensif. Kemenag juga mendorong transformasi digital melalui Apresiasi Madrasah Digital, menekankan keamanan siber dan pengelolaan dana BOS sesuai petunjuk teknis untuk mendukung mutu pendidikan. (Mushollin/Ali)
Editor : Fadilah