Jl. P. Emir Moh. Noer No.81, Sumur Putri, Kec. Telukbetung Selatan, Kota Bandar Lampung, Lampung 35211 kemenagkotabalam01@gmail.com

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Monev BOS di MTsN 1 Bandar Lampung, Said Karimin ; Tekankan Tata Kelola Keuangan dan Peningkatan Literasi

Rabu, 09 Juli 2025 Humas Bandar Lampung
Monev BOS di MTsN 1 Bandar Lampung, Said Karimin ; Tekankan Tata Kelola Keuangan dan Peningkatan Literasi
Humas Bandar Lampung
Humas Bandar Lampung

Bandar Lampung, Kemenag (Humas) --- Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kemenag Kota Bandar Lampung, Said Karimin, bersama tim melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) penggunaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di MTsN 1 Bandar Lampung pada Rabu, 9 Juli 2025. Kegiatan ini bertujuan memastikan pengelolaan dana BOS berjalan transparan, akuntabel, dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Kepala MTsN 1, Hartawan, menyampaikan bahwa dana BOS dimanfaatkan secara optimal untuk operasional madrasah, pengembangan sarana prasarana, dan peningkatan mutu pembelajaran. "Kami berkomitmen mengelola dana BOS sesuai pedoman untuk memberikan manfaat maksimal bagi siswa dan tenaga pendidik," ujarnya.

Kasi Penmad, Said Karimin, menegaskan pentingnya tata kelola keuangan yang transparan dan berbasis data valid. "Pengelolaan dana BOS harus akuntabel untuk mendukung operasional dan pembangunan madrasah. Data EMIS 4.0 yang akurat menjadi kunci alokasi dana, penerbitan ijazah, dan pengambilan kebijakan," katanya.


Monev ini juga menyoroti peningkatan literasi siswa, kompetensi guru, dan transformasi digital. Said Karimin menekankan perlunya program literasi digital untuk melatih siswa berpikir kritis melalui pendekatan berbasis konteks nyata. Untuk guru, pelatihan seperti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) menjadi fokus untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Sistem EMIS 4.0 dioptimalkan untuk pengelolaan data yang efisien, dengan guru diminta memperbarui data melalui akun EMIS.

Tantangan seperti ketergantungan madrasah swasta pada infak masyarakat dan keterbatasan kompetensi guru diatasi melalui rekomendasi bantuan langsung, pelatihan anggaran, dan pendampingan intensif. Kemenag juga mendorong transformasi digital melalui Apresiasi Madrasah Digital, menekankan keamanan siber dan pengelolaan dana BOS sesuai petunjuk teknis untuk mendukung mutu pendidikan. (Mushollin/Ali) 

Editor : Fadilah