TANGGAMUS (Kemenag Humas) –
Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1
Tanggamus. Dalam ajang Lomba Sekolah/Madrasah Sehat (UKS) tingkat
Kabupaten Tanggamus, MTsN 1 Tanggamus berhasil meraih Juara 1 kategori
SMP/MTs, mengungguli sejumlah sekolah dan madrasah lainnya.
Penyerahan penghargaan dan uang
pembinaan dilakukan secara langsung oleh Wakil Bupati Tanggamus, Agus
Suranto, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Tanggamus, Siti Mahmudah Saleh,
A. Acara tersebut berlangsung penuh kebanggaan, disaksikan oleh berbagai
pihak, termasuk Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Tanggamus, Musannip, yang turut hadir memberikan apresiasi atas
capaian tersebut.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tanggamus menyampaikan apresiasi kepada seluruh sekolah dan madrasah yang berkomitmen menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan pendidikan. Menurutnya, keberhasilan MTsN 1 Tanggamus menjadi bukti bahwa madrasah tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan nyaman.
Sementara itu, Ketua TP PKK
Kabupaten Tanggamus Siti Mahmudah Saleh, A. menambahkan bahwa pembinaan UKS
bukan hanya sebatas perlombaan, tetapi juga merupakan upaya menanamkan
kebiasaan hidup sehat sejak dini. Ia berharap para peserta didik mampu menjadi
duta kecil kesehatan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kasi Penmad Kemenag Tanggamus, Musannip, yang turut hadir dalam acara
tersebut, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih. “MTsN
1 Tanggamus telah menunjukkan bahwa madrasah mampu bersaing dan bahkan menjadi
pelopor dalam membangun budaya hidup sehat. Ini adalah hasil kerja keras kepala
madrasah, guru, dan seluruh peserta didik,” ujarnya.
Dengan prestasi ini, MTsN 1 Tanggamus diharapkan terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas lingkungan madrasah yang bersih, sehat, dan nyaman. Keberhasilan ini juga menjadi motivasi bagi madrasah lain di Kabupaten Tanggamus untuk terus berinovasi dalam penerapan program UKS yang berkelanjutan. (Frans/Mela Basyar)