Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Optimalisasi Wakaf: Kemenag Bersama Perwakilan BWI Tulang Bawang Gelar Sosialisasi Nazhir Untuk Pengelolaan Profesional dan Amanah

Kamis, 05 Desember 2024 Humas Tulang Bawang
Optimalisasi Wakaf: Kemenag Bersama Perwakilan BWI Tulang Bawang Gelar Sosialisasi Nazhir Untuk Pengelolaan Profesional dan Amanah
Humas Tulang Bawang
Humas Tulang Bawang

Tulang Bawang, Kemenag (Humas) -- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang menggelar kegiatan Sosialisasi Nazhir Wakaf yang dilaksanakan di Aula KBIHU Al Masyhur, Kecamatan Banjar Agung, Kab.Tulang Bawang, Kamis (05/12/2024).

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas para nazhir dalam mengelola aset wakaf secara profesional dan amanah, guna mendukung kemaslahatan umat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Tulang Bawang Ahmad Jalaluddin, Kasi Penyelenggara Zakat dan Wakaf. Taufik, Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Tulang Bawang Suryanto, Kepala KUA Banjar Agung Zainul Ahmadi, Para Pengurus BWI, Para nazhir wakaf, tokoh masyarakat, serta sejumlah pejabat terkait.


Dalam sambutannya, Ahmad Jalaluddin menyampaikan pentingnya peran nazhir sebagai ujung tombak dalam pengelolaan aset wakaf. Ia menekankan bahwa seorang nazhir harus memiliki pemahaman yang baik tentang regulasi dan manajemen aset wakaf agar mampu mengoptimalkan potensi wakaf untuk kesejahteraan umat.

“Nazhir adalah amanah umat, tugasnya tidak hanya menjaga aset wakaf, tetapi juga mengelola dan mengembangkannya sehingga memberikan manfaat yang lebih luas," ujar Jalaluddin.

Ia juga mengapresiasi BWI atas upaya berkelanjutan dalam memberikan pembinaan kepada para nazhir serta memfasilitasi legalitas aset wakaf melalui program seperti papanisasi dan sertifikasi tanah wakaf. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga keagamaan menjadi kunci keberhasilan pengelolaan wakaf.

Ketua BWI Tulang Bawang, Suryanto, dalam paparannya menjelaskan tentang peran strategis nazhir dalam mendukung pemberdayaan ekonomi umat. Ia juga menyampaikan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan wakaf, mengingat aset wakaf merupakan amanah yang harus dipertanggung jawabkan di dunia dan akhirat.


Acara ini diakhiri dengan diskusi interaktif, di mana para peserta diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan terkait tantangan dan peluang dalam pengelolaan wakaf. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para nazhir wakaf di Kabupaten Tulang Bawang dapat lebih profesional, akuntabel, dan berkomitmen dalam menjalankan tugasnya demi kemaslahatan umat.


Editor: Aditya Catur