Lampung Barat, Kemenag – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat, Miftahus Surur, meninjau langsung kesiapan program Masjid Ramah Pemudik (MRP) di sejumlah masjid strategis di Kabupaten Lampung Barat, Selasa (17/3/2026).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan fasilitas pendukung bagi para pemudik yang melintasi jalur Lampung Barat telah tersedia dengan baik jelang puncak arus mudik Idul Fitri 1447 H.
Titik utama peninjauan diawali di Masjid Jami' Darussalam, Lingkungan Suka Maju, Kelurahan Way Mengaku. Di lokasi ini, Miftahus Surur mengecek kelayakan fasilitas dasar seperti kebersihan toilet, ketersediaan air bersih, hingga ruang istirahat yang representatif.
Menurutnya, masjid bukan sekadar tempat ibadah, tetapi harus mampu menjadi istirahat bagi para musafir yang menempuh perjalanan jauh. Selain Masjid Jami' Darussalam, pemantauan juga dilakukan secara maraton di tiga titik lainnya, yakni Masjid Al Istiqomah, Masjid Bahaudin, dan Masjid Al Muhajirin.
Ketiga masjid tersebut dinilai memiliki lokasi yang krusial bagi pengendara yang membutuhkan tempat persinggahan sementara sebelum melanjutkan perjalanan melintasi kawasan perbukitan di Lampung Barat.
Surur menegaskan bahwa seluruh masjid yang dikunjungi telah menyatakan kesiapan penuh dalam menyambut para pemudik.
"Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita yang sedang mudik merasa aman dan nyaman. Masjid-masjid ini sudah siap, baik dari sisi kebersihan sarana ibadah maupun fasilitas pendukung untuk beristirahat sejenak," ujarnya.
Program Majelis Ramah Pemudik ini merupakan inisiatif untuk mengoptimalkan fungsi sosial masjid selama masa Lebaran. Pihak Kemenag Lambar juga telah berkoordinasi dengan pengurus takmir masjid setempat agar tetap siaga memberikan pelayanan terbaik, termasuk dalam aspek keamanan bagi kendaraan pemudik yang terparkir di area rumah ibadah tersebut.
"Dengan kesiapan yang ada, diharapkan para pemudik yang melintasi jalur lintas Lambar dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk memulihkan stamina guna menekan angka kecelakaan akibat kelelahan," terangnya.
Kemenag Lambar berkomitmen untuk terus memantau pelayanan di 88 titik masjid hingga masa arus balik usai, guna menjamin kenyamanan beribadah sekaligus beristirahat bagi masyarakat luas. (Humas)
Penulis : Boy
Editor : Anggithya