Pesisir Barat, Kemenag (Humas) --- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pesisir Barat menerima kunjungan Tim Kepenghuluan Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Lampung dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) administrasi Nikah dan Rujuk. Kegiatan ini dipusatkan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pesisir Tengah pada hari Rabu (17/12/2025).
Pelaksanaan monev kali ini menyasar lima KUA sekaligus sebagai objek monitoring, yaitu KUA Pesisir Tengah, KUA Pesisir Utara, KUA Pesisir Selatan, KUA Krui Selatan, dan KUA Way Krui. Langkah kolaboratif ini diambil untuk memastikan standarisasi dan ketertiban administrasi pencatatan nikah di wilayah Kabupaten Pesisir Barat sudah sesuai dengan regulasi.
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Pesisir Barat, Irhamsyah, hadir mendampingi tim Kepenghuluan Kanwil Kemenag Lampung. Ia menekankan bahwa ketertiban administrasi adalah representasi kualitas pelayanan Kemenag di mata masyarakat. Ia meminta seluruh Kepala KUA, Penghulu, dan operator memastikan setiap pencatatan pernikahan dan rujuk akurat dan selaras.
"Pencatatan administrasi nikah dan rujuk harus dilakukan secara terukur. Kita harus memastikan setiap data benar-benar sinkron tanpa ada selisih. Ini krusial untuk menjaga kredibilitas Kemenag sekaligus menjamin kepastian hukum setiap keluarga," tegas Irhamsyah di hadapan para pengelola KUA.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Kepenghuluan Kanwil Lampung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap poin-poin krusial, mulai dari validitas berkas-berkas pencatatan pernikahan, data pada aplikasi SIMKAH, hingga penataan arsip fisik di masing-masing KUA.
Irhamsyah menambahkan bahwa kehadiran tim Kanwil ini menjadi momentum evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di KUA. Melalui supervisi langsung ini, diharapkan potensi kesalahan administratif dapat diminimalisir dan dicarikan solusi secara tepat.
"Tujuan utama kita adalah memberikan kepastian hukum bagi masyarakat. Pencatatan yang teratur dan transparan akan menghindarkan masyarakat dari persoalan hukum di masa depan. Kami sangat mengapresiasi bimbingan dari tim Kanwil serta kerja keras rekan-rekan di KUA," tutupnya.
Kegiatan monev berlangsung dinamis dengan adanya sesi diskusi dan konsultasi teknis terkait kendala di lapangan, guna memastikan layanan Bimas Islam di Pesisir Barat terus mengalami peningkatan mutu dan akuntabilitas. (Richard/Anggithya)