Lampung Barat, Kemenag (Humas) --- Kepala Seksi Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Hj. Linda Susilawati, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk menunaikan kewajiban zakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan saat memimpin apel di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat, Senin (12/1/2025).
Dalam apel tersebut, Linda juga menyampaikan informasi terkait kerja sama antara Kementerian Agama dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam pengelolaan tanah wakaf, khususnya tanah wakaf rumah ibadah. Kerja sama tersebut masih terjalin melalui nota kesepahaman (MoU) guna memperlancar proses pengurusan dan legalitas tanah wakaf.
“Dengan adanya MoU antara Kementerian Agama dan BPN, diharapkan proses pengurusan tanah wakaf dapat lebih lancar. Untuk itu, mari kita informasikan perihal wakaf kepada seluruh lapisan masyarakat,” kata Linda.
Ia berharap, melalui pelaksanaan apel Penyelenggara Zakat dan Wakaf, ASN semakin memahami peran strategis zakat dan wakaf dalam mendukung pembangunan umat serta peningkatan kesejahteraan sosial.
Linda juga mengajak seluruh ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat untuk memanfaatkan dan mengoptimalkan program zakat dan wakaf demi kepentingan umat. Menurut dia, kesadaran dan partisipasi ASN menjadi kunci dalam menggerakkan potensi zakat dan wakaf di tengah masyarakat.
“Apel ini juga menjadi ajang untuk meningkatkan kesadaran ASN akan pentingnya zakat dan wakaf,” ujarnya.
Dengan meningkatnya pemahaman dan kesadaran tersebut, Linda berharap masyarakat dapat lebih mengenal serta memanfaatkan program zakat dan wakaf secara optimal. Ia menegaskan komitmen Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bidang keagamaan.
Pada kesempatan yang sama, Linda turut menyampaikan informasi mengenai kelembagaan haji. Ia menjelaskan bahwa Kementerian Haji telah resmi berpisah dari Kementerian Agama. Kendati demikian, untuk sementara waktu, Kementerian Haji masih berkantor satu atap dengan Kementerian Agama hingga pembangunan gedung Kementerian Haji selesai.
Linda juga menyampaikan bahwa proses keberangkatan jemaah calon haji direncanakan dimulai pada 21 April untuk gelombang pertama dan akan berakhir pada Mei 2026. (Humas)
Penullis : Boy
Editor : Anggithya