Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Penyelenggara Hindu Kemenag Lampung Tengah Gelar Tirta Yatra, Perkuat Spiritualitas dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 25 Juli 2026 Humas Lampung Tengah Editor: Aziz
Penyelenggara Hindu Kemenag Lampung Tengah Gelar Tirta Yatra, Perkuat Spiritualitas dan Kepedulian Sosial
Humas Lampung Tengah
Humas Lampung Tengah
Foto: Ria
Lampung Tengah, Kemenag (Humas) — Penguatan kehidupan beragama tidak hanya diwujudkan melalui pembinaan spiritual, tetapi juga melalui kepedulian terhadap persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Berangkat dari semangat tersebut, Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah menggelar Tirta Yatra Lokal yang dirangkaikan dengan Kampanye Pelestarian Situs Budaya dan Kampanye Anti Narkoba di kawasan Situs Cagar Budaya Megalitik Pura Kahyangan Jagat Topeng Puncak Sari, Kampung Tanjung Ratu, Kecamatan Selagai Lingga, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti Ketua PHDI Kecamatan Selagai Lingga, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus pura, serta umat Hindu. Rangkaian kegiatan meliputi persembahyangan bersama, pembinaan keagamaan, pelestarian situs budaya, hingga edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba sebagai upaya membangun kesadaran kolektif dalam menjaga generasi muda.

Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, Dewa Gede Raka Ananta, S.Ag., M.Pd.H, mengatakan bahwa Tirta Yatra memiliki makna lebih dari sekadar perjalanan spiritual. Kegiatan tersebut menjadi ruang mempererat persaudaraan umat sekaligus memperkuat nilai-nilai dharma sebagai pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

"Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya mendekatkan diri kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, tetapi juga mengajak seluruh umat, khususnya generasi muda, untuk menjauhi narkoba. Menjaga diri dari pengaruh negatif merupakan bagian dari pengamalan ajaran dharma dan wujud tanggung jawab kepada keluarga, masyarakat, serta bangsa," ujarnya.

Ketua Penyuluh Agama Hindu, I Ketut Ginada, S.Pd., S.H., menegaskan bahwa penyuluh agama memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan moral masyarakat melalui pendekatan keagamaan. Menurutnya, nilai-nilai spiritual harus terus dihadirkan sebagai benteng dalam menghadapi berbagai persoalan sosial, termasuk ancaman penyalahgunaan narkotika.

"Kami akan terus bersinergi memberikan pembinaan kepada umat agar nilai-nilai spiritual dapat menjadi benteng moral dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, termasuk ancaman penyalahgunaan narkoba," katanya.

Sementara itu, Ketua PHDI Kecamatan Selagai Lingga menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kementerian Agama yang mengintegrasikan pembinaan keagamaan dengan edukasi sosial. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat kualitas kehidupan umat sekaligus menjaga lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembinaan keagamaan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Sinergi antara pemerintah, tokoh agama, penyuluh, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kehidupan umat yang religius, menjaga kelestarian warisan budaya, serta membangun generasi yang berkarakter, harmonis, dan terbebas dari ancaman narkoba.