Lampung Tengah, Kemenag (Humas) – Upaya memperluas akses pendidikan keagamaan yang berkualitas bagi umat Hindu terus menjadi perhatian Kementerian Agama. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, Dewa Gede Raka Ananta, S.Ag., M.Pd.H., mendampingi Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Jumadi, S.Ag., M.Psi., dalam kegiatan silaturahmi dan survei lokasi rencana pendirian Widyalaya Negeri di Kampung Rama Dewa, Kecamatan Seputih Raman, Minggu (12/7/2026).
Kegiatan diawali dengan silaturahmi bersama Kepala Kampung Rama Dewa sebagai langkah memperkuat koordinasi sekaligus menyamakan persepsi mengenai rencana pembangunan Widyalaya Negeri. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif dengan membahas berbagai aspek yang menjadi kebutuhan dalam proses pendirian satuan pendidikan tersebut, mulai dari kesiapan lahan, dukungan pemerintah kampung, hingga potensi pengembangan pendidikan keagamaan Hindu di wilayah setempat.
Kabid Bimas Hindu Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Jumadi, menyampaikan bahwa kehadiran Widyalaya Negeri diharapkan mampu menjadi solusi dalam memenuhi kebutuhan layanan pendidikan keagamaan Hindu yang berkualitas, sekaligus memperkuat pembinaan umat melalui jalur pendidikan formal.
"Pendirian Widyalaya Negeri merupakan bagian dari ikhtiar Kementerian Agama untuk menghadirkan layanan pendidikan yang merata dan berkualitas bagi umat Hindu. Dukungan dari pemerintah kampung dan masyarakat menjadi modal penting agar rencana ini dapat diwujudkan sesuai harapan bersama," ujarnya.
Usai pertemuan, rombongan melanjutkan agenda dengan meninjau langsung lokasi yang direncanakan sebagai bakal berdirinya Widyalaya Negeri. Survei dilakukan untuk melihat kondisi lahan, aksesibilitas, serta kelayakan lokasi sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan dokumen perencanaan dan proses pengajuan pendirian kepada instansi terkait.
Sementara itu, Penyelenggara Hindu Kemenag Lampung Tengah, Dewa Gede Raka Ananta, menegaskan bahwa Kementerian Agama akan terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah kampung, tokoh agama, dan masyarakat agar proses perencanaan dapat berjalan secara optimal.
Menurutnya, kehadiran Widyalaya Negeri nantinya tidak hanya menjadi sarana pendidikan formal bagi generasi muda Hindu, tetapi juga menjadi pusat pembinaan karakter, pelestarian nilai-nilai keagamaan, serta penguatan moderasi beragama di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.
Melalui langkah koordinasi dan survei lapangan ini, diharapkan proses pendirian Widyalaya Negeri di Kampung Rama Dewa dapat berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Kehadiran lembaga pendidikan tersebut diharapkan mampu memperluas akses layanan pendidikan keagamaan Hindu, mencetak generasi yang berkarakter, berdaya saing, dan berlandaskan nilai-nilai dharma, sekaligus mendukung pemerataan layanan pendidikan keagamaan di Kabupaten Lampung Tengah.