Bandar Lampung, Kemenag (Humas) —
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan
Islam (PAPKI) Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, H. Said Karimin,
menghadiri Pembukaan Pesantren Kilat (Sanlat) Ramadhan 1447 Hijriah yang
diselenggarakan Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an (FKPQ) Kota Bandar
Lampung, Jumat (27/2/2026), di Masjid Asrama Haji Rajabasa, Bandar Lampung.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Bandar Lampung yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Wilson Faisol. Turut hadir unsur Forkopimda, perwakilan Kodim 0410/KBL, Polresta Bandar Lampung, Ketua FKPQ Kota Bandar Lampung, perwakilan BAZNAS Kota Bandar Lampung, para pengurus FKPQ dan guru TPQ, serta ratusan santri tingkat SD hingga SMP se-Kota Bandar Lampung.
Pesantren kilat Ramadhan
merupakan agenda rutin FKPQ sebagai wahana pembinaan keagamaan dan penguatan
karakter pelajar. Program ini diarahkan pada peningkatan kemampuan baca tulis
Al-Qur’an, pendalaman ajaran Islam, serta pembentukan akhlak mulia di kalangan
generasi muda.
Dalam sambutan tertulis yang
dibacakan Asisten I, Pemerintah Kota Bandar Lampung menyampaikan dukungan
terhadap kegiatan pembinaan Al-Qur’an sebagai bagian dari pembangunan sumber
daya manusia yang religius, berkarakter, dan berdaya saing.
Sementara itu, H. Said Karimin
menyampaikan apresiasi atas komitmen FKPQ dalam mengembangkan pendidikan
Al-Qur’an. Menurutnya, pesantren kilat menjadi instrumen strategis dalam
memperkuat pendidikan keagamaan Islam nonformal yang sejalan dengan tugas dan
fungsi Kementerian Agama.
“Pesantren kilat Ramadhan menjadi
momentum pembinaan spiritual sekaligus peningkatan pemahaman ajaran Islam bagi
generasi muda. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan
keagamaan dan penguatan moderasi beragama,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya
penyelenggaraan kegiatan yang tetap mengacu pada ketentuan peraturan
perundang-undangan, menjunjung tertib administrasi, serta menerapkan prinsip
akuntabilitas dan tata kelola yang baik.
Melalui kolaborasi antara Kementerian Agama, pemerintah daerah, dan FKPQ, diharapkan pembinaan generasi Qur’ani di Kota Bandar Lampung dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi pembangunan masyarakat. (Humas)
Editor : Fadilah