Lampung Barat, Kemenag (Humas) -- Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat H. Miftahus Surur, S.Ag.,M.Si bersama Hj. Linda Susilawati, S.Ag.,M.Ag mengikuti rapat persiapan pemberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Tahun 2025. Tampak hadir Sekda Lambar Drs. Nukman, MM, Kepala/Badan antar Instansi, Kapolres dan Dandim. Bertempat di Ruang Rapat Sekincau Kompleks Pemda Kabupaten Lampung Barat. Kamis, 15 Mei 2025.
Dalam rapat tersebut, Sekda Lambar Nukman menekankan pentingnya koordinasi yang baik antara semua pihak untuk memastikan kelancaran proses pemberangkatan Jemaah Calon Haji. Ia juga mengingatkan bahwa evaluasi terhadap keberangkatan sebelumnya harus menjadi acuan untuk perbaikan di tahun-tahun mendatang.
Rapat tersebut juga membahas berbagai aspek terkait kesehatan dan keamanan para calon jemaah haji saat diberangkatkan menuju asrama haji Bandar Lampung. Penjelasan mengenai langkah-langkah pengamanan juga diterapkan, termasuk tempat keberangkatan dan pengawalan selama perjalanan menuju embarkasi. Mereka menekankan pentingnya kerjasama antara petugas keamanan dan panitia penyelenggara untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan para jemaah.
Selanjutnya, Plt. Kepala Kankemenag Lambar, Miftahus Surur, menambahkan bahwa persiapan sudah berjalan sesuai rencana, dengan fokus pertama pada pengelolaan logistik seperti koper dan dokumen perjalanan.
"Untuk saat ini, koper sudah dibagikan kepada para jemaah, setelah itu tepat tanggal 21 koper harus dikumpulkan kembali di Kemenag Lambar. Koper yang telah dikumpulkan akan segera diberangkatkan dari Bandar Lampung," ungkapnya.
M. Surur juga menjelaskan bahwa keberangkatan para JCH dibagi menjadi 3 kloter, pertama sebanyak 311 orang akan berangkat pada tanggal 22 Mei, kloter kedua sebanyak 5 orang berangkat tanggal 25 Mei dan kloter terakhir sebanyak 2 orang akan berangkat pada tanggal 28 Mei 2025.
Selain itu, setiap calon jemaah haji diwajibkan membawa SPMA (Surat Perintah Masuk Asrama) yang dalam hal ini akan diurus oleh Kemenag Kabupaten/kota untuk memastikan mereka siap secara spiritual dan administratif. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan proses pemberangkatan dapat berjalan lancar dan jemaah dapat melaksanakan ibadah haji dengan tenang dan khusyuk. (Boy/K.TU/Mela Basyar)