Tanggamus Kemenag (Humas) --
Penjabat (Pj.) Bupati Tanggamus, Ir. Mulyadi Irsan, M.T., membuka kegiatan
Intervensi Serentak Pencegahan Stunting yang dilaksanakan di Pekon Tanjung
Anom, Puskesmas Melati Satu. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya
pemerintah daerah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya dalam
mencegah dan mengurangi angka stunting di wilayah tersebut.
Kegiatan ini bertujuan untuk
meningkatkan kunjungan cakupan sasaran ke posyandu, mendeteksi dini masalah
gizi, memberikan edukasi mengenai pencegahan stunting, serta melakukan
intervensi segera bagi sasaran yang teridentifikasi mengalami masalah gizi. Stunting,
yang merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi
kronis, menjadi fokus utama pemerintah daerah untuk ditangani secara serius.
Pelaksanaan kegiatan ini tidak
hanya berlangsung di Pekon Tanjung Anom, tetapi juga di beberapa kecamatan lain
seperti Wonosobo, Pulau Panggung, dan Kotaagung Timur. Hal ini menunjukkan
komitmen pemerintah daerah dalam memastikan kesehatan anak-anak di seluruh
wilayah Tanggamus.
Kasubbag TU, H. Mardanus, S.Ag.,
M.M., turut menghadiri kegiatan tersebut bersama dengan sejumlah pejabat
penting lainnya, termasuk Dandim 0424, Kapolres Tanggamus, Ketua DPRD
Tanggamus, Kepala Perum Bulog, Kepala Perangkat Daerah, Camat, Lurah, Kepala Pekon,
serta jajaran Forkopimda. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh dari
berbagai elemen pemerintahan dan masyarakat dalam upaya pencegahan stunting.
Dalam sambutannya, Ir. Mulyadi
Irsan, M.T., menekankan pentingnya kolaborasi dan partisipasi aktif dari
seluruh pihak terkait untuk mencapai tujuan kegiatan ini. Beliau juga
mengapresiasi antusiasme dan kerjasama yang telah ditunjukkan oleh semua pihak
dalam mendukung program ini.
"Dengan adanya kegiatan ini,
diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya gizi yang baik bagi
anak-anak mereka. Kita semua memiliki peran penting dalam memastikan generasi
masa depan yang sehat dan cerdas," ujar Mulyadi.
Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Tanggamus. Dengan kerjasama yang baik antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, masalah stunting diharapkan dapat segera teratasi. (Frans/Mela Basyar)