Lampung Utara, Kemenag (Humas). Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara Menggelar Tes berbasis CAT (Computer Asisted Test) untuk para peserta seleksi calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter dan PPIH Arab Saudi Tahap Satu Tahun 1446H/2025M yang diikuti sebanyak 33 Peserta. Bertempat di Aula PLHUT, Kamis 21 November 2024.
Ujian Rekruitmen ini juga diikuti oleh Kantor Wilyah Kementerian Agama Provinsi Lampung, serta Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung dan serentak secara nasional.
Kepala Kanwil Kemenag Lampung Puji Raharjo secara resmi membuka kegiatan tersebut membacakan sambutan Direktur Jenderal PHU menyampaikan dalam rangka memberikan kesempatan kepada msyarakat serta menjaring para petugas haji yang memiliki kompetensi, integritas dan dedikasi yang baik, Kementerian Agama melaksanakan seleksi calon PPIH Arab Saudi dan PPIH Kloter secara terbuka dan fair.
Proses ini dilakukan dalam rangka mencari para petugas haji memiliki kemampuan teknis, kompetensi, pengetahuan, motivasi serta komitmen yang kuat dalam melayani para jemaah haji. Kementerian Agama menaruh perhatian besar terhadap proses rekrutmen petugas haji. Karena tersedianya petugas haji yang memiliki kompetensi, pengetahuan dan motivasi yang memadai merupakan salah satu factor penting untuk tercapainya kesuksesan dan keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji. Ujarnya
Diakhir sambutan, Puji Raharjo mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang ikut serta dalam pelaksanaan tes CAT pada hari ini. Mudah-mudahan Bapak/Ibu sekalian diberikan kemudahan dan kelancaran dalam mengikuti proses seleksi CAT tahap kesatu.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara Totong Sunardi di damping Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Feriza Agung sebelum memulai Tes mengatakan kepada seluruh peserta yang hadir, saya ucapkan selamat mengikuti seleksi. Sebanyak 33 peserta hari ini memiliki peluang yang sama. Saya berharap Anda semua dapat mengikuti tahapan seleksi ini dengan penuh semangat dan penuh tanggung jawab serta menunjukkan kemampuan terbaik. Jika nantinya terpilih menjadi salah satu petugas maka harus belajar dengan sungguh-sungguh, Ingatlah bahwa tugas sebagai PPIH bukan hanya pekerjaan biasa, melainkan ibadah dan amanah besar dari Allah SWT. Tuturnya
Akhirnya, saya berpesan kepada panitia penyelenggara agar tetap menjaga integritas dan profesionalisme selama proses seleksi ini berlangsung. Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa hasil seleksi ini benar-benar objektif dan menghasilkan petugas yang terbaik. Pungkas Totong (Dewi/Mela Basyar)